Tips Mudah Mengatasi Beberapa Keluhan Ringan Saat Hamil

Ada berbagai perubahan yang terjadi pada saat hamil. Ini mungkin dapat menimbulkan keluhan pada ibu hamil. Tetapi, apakah semuanya termasuk keluhan serius? Bagaimana membedakan dan mengatasinya?

Terjadinya perubahan hormonal dan tekanan ekstra pada masa kehamilan mengakibatkan munculnya sejumlah keluhan ringan yang umum dirasakan oleh ibu hamil. Beberapa keluhan ringan tersebut antara lain adalah sakit di bagian punggung, kram, dan sembelit. Hal ini mungkin mengganggu aktivitas para ibu hamil, namun bukanlah sesuatu yang harus ditanggapi dengan serius, karena dapat diatasi dengan mudah dan tidak perlu menjadi hal yang perlu sangat dikhawatirkan.

Yang paling penting selama ibu hamil mengetahui dan memahami keluhan ringan tersebut serte mengetahui tindakan pertama apa yang harus dilakukan, maka tidak perlu cepat khawatir akan proses kehamilan yang sedang dijalani.

Keluhan yang paling sering terjadi hampir di setiap ibu hamil adalah sakit di sepanjang punggung bawah. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar progesteron yang mengakibatkan melembutnya ligamen (jaringan pengikat tulang)di bagian tulang punggung, sehingga menimbulkan tekanan ekstra pada sambungan pinggul dan tulang belakang. Cara mengatasinya yaitu pemijatan yang bisa membantu memperkuat tulang belakang. Tindakan pencegahan lainnya adalah dengan menghindari penggunaan kasur yang lembut dan sepatu hak tinggi. Jika sakitnya menjalar sampai ke bagian betis dan bahkan menuju kaki, maka sebaiknya memeriksakan hal tersebut ke dokter atau bidan.

Selain itu, biasanya ibu hamil juga mengalami sakit punggung pada saat akan mengganti posisi tidur atau memutarkan tulang belakang dan panggul ke arah yang berlawanan. Ini dapat terjadi karena posisi bayi yang sedang bersandar pada persendian dan jaraknya cukup dekat dengan bagian bokong ibu. Namun, sakit punggung seperti ini dapat mereda pada kehamilan bulan ke lima dimana saat itu posisi bayi sudah condong ke bagian depan.

Perasaan seperti ditusuk-tusuk jarum pada tangan, terutama bagian ibu jari dan telunjuk yang dirasakan oleh ibu hamil merupakan gejala ringan yang dapat ditangani dengan melakukan perawatan fisioterapi dan akupuntur. Meletakkan tangan di sebuah bantal pada saat tidur juga bisa membantu mengurangi rasa nyeri tersebut. Tapi, gejala ini biasanya akan segera hilang setelah melahirkan.

Masalah sembelit atau sulitnya buang air besar juga sering dialami oleh ibu hamil. Hal ini dikarenakan melemahnya otot-otot dinding usus akibat kadar progesteron yang tinggi, sehingga mengurangi kontraksi untuk mendorong makanan. Ini berarti, air kotoran di dalam usus besar diserap lebih banyak daripada biasanya. Meminum banyak air dan memperbanyak mengonsumsi makanan berserat dalam bentuk buah, serta melakukan olah raga ringan, seperti berjalan cepat minimal 20 menit per hari bisa membantu memperlancar buang air besar.

Keluhan ringan lainnya yang dialami oleh ibu hamil yang terjadi pada trisemester ketiga adalah rasa kram atau sakit mendadak pada paha, betis, dan kaki. Penyebabnya berasal dari kadar kalsium dalam darah atau kekurangan garam yang rendah. Memijat area yang kram dengan tekanan dan kemudian meregangkan telapak kaki ke atas sambil menekan tumit dapat menjadi alternatif pengobatan untuk mengurangi rasa kram tersebut.

Sebenarnya hanya sedikit jumlah ibu hamil yang tidak mengalami keluhan pada masa kehamilannya. Jadi, keluhan-keluhan ringan tersebut adalah wajar dialami oleh ibu yang sedang hamil sebagai pertanda tumbuh dan berkembangnya janin dalam perut. Tapi alangkah lebih baik apabila ibu hamil telah mengetahui sebelumnya apa yang mungkin terjadi pada masa kehamilan, sehingga dapat membedakan keluhan mana yang harus ditanggapi dengan serius atau tidak. Bagaimana, ibu dan mama?

Terlahir dari rahim seorang ibu yang sangat luar biasa dalam membesarkan dan menjaga buah hatinya telah menginspirasi saya untuk menularkan semangat hebat sosok wanita tersebut dalam bentuk tulisan yang diharapkan dapat membantu para ibu dan mama dalam merawat dan memelihara buah hati tercinta.

Related Posts

Comments :