4 Tips Merencanakan Kehamilan Kembar

Memiliki bayi kembar memang menjadi impian beberapa pasangan suami istri. Segala upaya dapat mereka lakukan demi keinginan menimang bayi kembar dapat terwujud. Apakah kehamilan kembar dapat direncanakan?

Meskipun bayi kembar biasanya berasal dari keturunan kembar atau memiliki gen kembar, namun hal ini tidak menutup kemungkinan jika pasangan yang tidak memiliki riwayat kembar pun dapat memiliki bayi kembar. Salah satunya dengan mengonsumsi beberapa jenis nutrisi yang dipercaya dapat meningkatkan kesuburan ataupun hiper-ovulasi yang mendatangkan kehamilan bayi kembar. Anda ingin tahu apa sajakah tips yang dapat dilakukan untuk mendapatkan bayi kembar. Berikut tipsnya ya, Mam.

  1. Tingkatkan mengonsumsi makanan kaya nutrisi
    Makanan yang mengandung kalsium, asam folat, karbohidrat kompleks, senyawa fistoestrogen dan progesteron terbukti dapat meningkatkan ovulasi dan memungkinkan terjadinya kehamilan bayi kembar. Untuk itu, Anda bisa mengonsumsi lebih banyak susu, keju, mentega, yogurt, ubi jalar, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian. Wanita yang mengonsumsi susu dan olahan produk susu sebanyak lima kali lebih banyak cenderung mendapatkan kehamilan bayi kembar. Dan, wanita yang mengonsumsi bahan makanan yang mengandung asam folat lebih banyak juga akan menaikkan kesempatan untuk hamil bayi kembar sebesar 40%.
  1. Hamil di atas usia 30 tahun
    Wanita yang berusia 30 tahun atau lebih cenderung memproduksi lebih dari satu sel telur saat evolusi. Kondisi ini memungkinkan sel-sel sperma akan membuahi beberapa sel telur tersebut sehingga terjadilah kehamilan kembar. Namun, kehamilan di atas usia 30 tahun ini termasuk kehamilan berisiko, jadi penting untuk berkonsultasi kepada dokter kandungan terlebbih dulu ya, Mam.
  1. Berkonsultasi dengan dokter spesialis fertilitas
    Mendapatkan bayi kembar dapat diusahakan melalui teknologi reproduksi yang telah berkembang pesat dengan pendampingan dokter spesialis fertilitas. Hal ini dapat diupayakan melalui obat yang menstimulasi ovulasi ataupun melalui sistem bayi tabung. Meskipun sistem ini tidak dapat terjamin keberhasilannya, namun banyak pasangan yang tertarik untuk mencobanya.
  1. Atur jarak yang cukup untuk hamil lagi
    Beri jarak yang cukup minimal 2 tahun dari kehamilan sebelumnya untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan bayi kembar. Hal ini bertujuan agar tubuh Anda benar-benar siap dengan memasok energi cukup dalam menyambut kehamilan bayi kembar.

Selain diyakinkan dari faktor gen, kehamilan bayi kembar dapat diwujudkan dengan melakukan beberapa tips di atas. Semoga bermanfaat.

 

 

Baca juga:

Related Posts

Comments :