IbudanMama

Memilih Nama untuk Si Kecil Sebaiknya Dilakukan Kapan?

Menunggu kelahiran Si Kecil menjadi masa-masa yang paling menarik sekaligus menegangkan. Segala persiapan pun dilakukan untuk menyambut kehadiran sang buah hati. Selain barang-barang seperti baju, popok, dan kasur, hal penting yang tidak kalah penting untuk dipersiapkan adalah nama. Jangan sampai karena terlalu sibuk melengkapi kebutuhan Si Kecil, Mam dan pasangan jadi lupa menyiapkan nama. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk memilih nama Si Kecil?

Saat Merencanakan Kehamilan

Ada beberapa pasangan yang menerapkan prinsip “lebih awal, lebih baik” dalam memilih nama untuk buah hati mereka. Ingin memiliki persiapan yang matang, mereka pun melakukannya sejak masih merencanakan kehamilan. Pada masa ini, biasanya pilihan nama yang mereka miliki berjumlah cukup banyak. Mereka akan memasukkan ide nama Si Kecil ke daftar yang mereka buat. Jika Mam dan pasangan sedang merencanakan kehamilan, tidak ada salahnya untuk menyiapkan nama dari sekarang.

Trimester Pertama

Umumnya, trimester pertama kehamilan menjadi momen yang paling menarik karena meskipun harus beradaptasi dengan kondisi kehamilan, masih ada perasaan takjub dan tidak percaya pada benak Mam serta pasangan terhadap janin yang tumbuh di dalam perut Mam. Perasaan tersebut akan membuat Mam dan pasangan merasa semangat dalam mencari nama yang tepat bagi Si Kecil. Untuk berjaga-jaga, nama yang dipilih pun disesuaikan dengan jenis kelamin laki-laki dan perempuan.

Setelah USG Jenis Kelamin

Mayoritas pasangan suami-istri memilih nama untuk Si Kecil setelah dilakukan USG jenis kelamin. Waktunya berbeda-beda pada tiap wanita, namun umumnya, USG jenis kelamin bisa dilakukan ketika usia kehamilan memasuki bulan keempat. Mengetahui jenis kelamin akan membuat Mam lebih fokus dalam memilih nama yang tepat tanpa harus memikirkan nama untuk jenis kelamin lain. Mam juga bisa menginfokan kabar gembira tersebut pada kerabat dekat Mam sekaligus meminta usulan nama Si Kecil.

Kemungkinan Kekeliruan USG

Mam, menentukan nama Si Kecil berdasarkan hasil USG jenis kelamin memang wajar dilakukan, tetapi tidak ada salahnya untuk tetap menyiapkan pilihan nama bagi dua jenis kelamin. Bukan tidak mungkin Si Kecil akan lahir dengan jenis kelamin yang berbeda dari hasil USG, mengingat bahwa hal seperti itu pernah terjadi sebelumnya. Jadi, jangan jadikan hasil USG jenis kelamin sebagai patokan untuk memilih nama bagi Si Kecil, ya, Mam.

Apapun jenis kelaminnya, kehadiran Si Kecil pasti akan membawa kebahagiaan baru bagi Mam dan keluarga. Nama pun menjadi faktor yang tidak hanya berperan sebagai label diri, tetapi juga doa dan harapan dari pemberi. Ingat, Mam, berjaga-jagalah untuk menyiapkan nama untuk jenis kelamin laki-laki dan perempuan.