IbudanMama

10 Tips Menghadapi Kontraksi Palsu

Anda pasti sudah tidak asing dengan istilah kontraksi palsu (Braxton Hicks) kan, Mam. Kontraksi ini berbeda dengan kontraksi sebenarnya sebagai tanda persalinan. Kontraksi palsu terjadi saat usia kehamilan 32-34 minggu. Kontraksi ini ditandai dengan perut yang terasa tegang, kencang, lalu mengendur secara bergantian, seperti halnya ketika Anda mengalami kram saat menstruasi. Namun, tidak seperti tanda-tanda kontraksi persalinan yang sebenarnya, kontraksi palsu ini tidak menyakitkan dan intervalnya tidak beraturan dan makin lama akan melemah lalu hilang.

Meskipun berupa kontraksi palsu, namun rasa nyeri yang ditumbulkan kontraksi ini sering membuat ibu tidak nyaman, gelisah, khawatir, dan tegang. Bahkan, ibu sering tertipu dengan mengira sudah terjadi kontraksi sebenarnya. Karena itu, tetaplah bersikap tenang jika kontraksi datang. Tips berikut ini dapat membuat Anda mengurangi rasa nyeri saat kontraksi palsu terjadi.

  1. Mandi dengan air hangat
    Air hangat dipercaya dapat mengurangi rasa nyeri kontraksi. Anda bisa mandi menggunakan shower air hangat atau berendam dalam bathtub dengan air hangat. Otot-otot tubuh yang tegang dan kencang akan kembali mengendur dengan bantuan air hangat. Dengan begitu, rasa nyeri Anda pun berkurang.
  2. Ganti posisi tubuh
    Berada dalam satu posisi dalam waktu lama akan menambah rasa nyeri kontraksi. Anda bisa mengubah posisi tubuh Anda, dari duduk ke berdiri atau sebaliknya. Anda bisa berbaring miring dan mengelus perut Anda.
  3. Lakukan teknik pernapasan untuk relaksasi
    Jika kontraksi datang, lakukanlah teknik pernapasan yang benar. Dengan begitu, Anda akan terasa lebih rileks dan rasa nyeri pun perlahan akan berkurang.
  4. Minum dan makan camilan sehat
    Selain mencegah dehidrasi, ternyata minum saat kontraksi datang dapat menghilangkan rasa nyeri. Mengonsumsi camilan juga dapat mengurangi rasa nyeri. Namun, Anda harus tetap memilih camilan sehat, seperti buah, roti gandum, atau rebusan sayur.
  5. Istirahat atau tidur
    Rasa lelah juga dapat menyebabkan kontraksi. Jadi, untuk mengurangi rasa nyeri saat kontraksi, Anda bisa segera beristirahat atau tidur.
  6. Bersuaralah
    Ketika kontraksi datang, bersuaralah dengan menyanyi, berdendang, berhitung, membaca, dll untuk mengalihkan perhatian Anda dari rasa nyeri.
  7. Atur posisi tubuh
    Lakukanlah aktivitas yang tidak melawan gravitasi untuk mengurangi rasa nyeri. Misal, membuka panggul dengan posisi duduk santai bersandar pada dinding.
  8. Lakukan pijatan
    Pijatan bermanfaat mengurangi rasa nyeri. Lakukan pijatan pada bagian punggung dan pinggul ke daerah bawah dengan tekanan yang tetap dan lembut. Pijatan ini juga memberikan efek rileks.
  9. Lakukan afirmasi
    Rasa takut, cemas, gelisah, tegang justru akan menambah rasa nyeri. Karena itu, lakukanlah afirmasi dengan meyakinkan diri Anda bahwa proses persalinan adalah hal yang membahagiakan dan tidak menyakitkan.
  10. Ciptakan kebahagaiaan Anda
    Kontraksi dipengaruhi oleh hormon oksitosin. Hormon ini akan bekerja ketika Anda berada dalam kondisi nyaman dan bahagia. Karena itu, mintalah dukungan suami dan keluarga Anda untuk selalu mendampingi Anda.

Kontraksi memang merupakan tanda bahwa bayi Anda sudah siap dilahirkan. Tetap usahakan menghadapai kontraski dengan tenang ya, Mam, dan kurangi rasa nyeri kontraksi dengan melakukan beberapa tips di atas. Semoga bermanfaat.

 

 

Baca juga: