5 Jenis Cedera Lahir

Siapa pun pasti menginginkan proses kelahiran si Buah Hati lancar dan tidak ada gangguan kesehatan pada si Kecil. Namun, sayangnya hal tersebut tidak selalu berjalan demikian. Ada beberapa kasus cedera atau trauma kelahiran yang dapat terjadi pada bayi mana pun. Cedera atau trauma kelahiran adalah cedera yang terjadi pada saat proses persalinan, biasanya saat bayi melalui jalan lahir.

Cedera kelahiran terjadi bukanlah kesalahan ibu yang hendak melahirkan, bayi yang akan dilahirkan, ataupun tenaga medis yang membantu persalinan. Namun, cedera kelahiran ini terjadi secara alami atau normal. Meski dianggap biasa, tapi sebaiknya jangan dianggap sepele ya Mam karena cedera kelahiran ini dapat saja menyebabkan cacat fisik permanen, mengganggu perkembangan anak, bahkan dapat merenggut nyawa bayi Anda.

Sebagai ibu yang hendak menghadapi persalinan, sebaiknya Anda mengetahui berbagai macam cedera kelahiran ini agar dapat mempersiapkan mental jika hal tersebut terjadi. Anda ingin mengetahui beberapa kasus cedera kelahiran tersebut, Mam? Berikut ini beberapa jenis cedera yang sering terjadi pada kelahiran si Kecil.

  1. Cedera pada kepala dan otak
    Bayi dilahirkan dengan posisi kepala lebih dulu sehingga kepala adalah bagian tubuh yang pertama kali mendapatkan tekanan saat proses persalinan. Cedera ini bisa berbentuk memar dan bengkak pada kulit kepala bayi. Atau, bentuk kepala yang tidak simetris juga dapat dianggap sebagai cedera kelahiran. Hal ini terjadi karena bayi yang sudah berada dalam jalan lahir masuk kembali sebagai akibat dari nafas ibu yang mengejan kurang panjang karena sudah kelelahan.
  1. Cedera pada tulang
    Pada persalinan yang sulit dan lama, cedera kelahiran pada tulang bisa saja terjadi. Cedera ini bisa berbentuk patah tulang bayi pada bagian selangka, paha, kaki bagian atas, dan lengan.
  1. Cedera pada kulit dan jaringan lunak
    Kulit dan jaringan lunak adalah bagian tubuh yang biasanya mendapatkan tekanan saat kontraksi atau saat bayi keluar dari jalan lahir. Cedera jenis ini berbentuk benjolan yang tampak memar dan bengkak pada mata, wajah, dan skrotum (kantung pelir).
  1. Cedera pada pita suara
    Cedera ini dapat terjadi karena tarikan yang berlebihan pada leher bayi saat proses kelahiran. Selain menyebabkan gangguan suara, cedera kelahiran ini dapat pula mengakibatkan gangguan pernafasan.
  1. Cedera berupa perdarahan
    Perdarahan ini terjadi akibat pecahnya pembuluh darah pada saat persalinan. Biasanya perdarahan ini terjadi di dalam tengkorak dan mata. Perdarahan pada tengkorak ditandai dengan gejala lesu, malas menyusu, bahkan kejang. Sedangkan, perdarahan pada mata ditandai dengan mata berwarna merah.

Nah, Anda sudah mengenal beberapa jenis cedera kelahiran kan, Mam. Untuk memperkecil kemungkinan terjadinya cedera kelahiran, sebaiknya Anda perlu memeriksakan kehamilan dengan lebih detail, meliputi pemeriksaan ukuran panggul, pemeriksaan janin, dan ultrasonografi. Biasanya cedera kelahiran ini akan membaik dengan sendirinya. Namun, jika kondisi bayi Anda tidak memperlihatkan perkembangan yang baik, segera periksakan ke dokter ya, Mam. Semoga cedera kelahiran ini tidak menimpa Anda.

 

 

Baca juga:

Related Posts

Comments :