Ketika kehamilan sudah memasuki usia 8-9 bulan, biasanya ada banyak sekali tanda-tanda bahwa bayi akan segera lahir. Namun, ternyata ada banyak sekali tanda-tanda yang bersifat sementara. Banyak Mam yang tidak mengetahui tanda-tanda kelahiran yang seharusnya sehingga langsung panik ketika terjadi kontraksi kecil atau bersifat sementara.
Nah, sekarang kita akan memabahas apa saja tanda-tanda melahirkan yang nyata agar Mam bisa lebih waspada. Jadi, ketika mengalami salah satu dari gejala berikut ini, Mam bisa langsung melakukan tindakan.
Nyeri di Punggung
Tanda-tanda pertama melahirkan adalah nyeri di punggung. Ketika Mam melahirkan, Mam akan berhenti menstruasi. Nah, rasa nyeri di punggung ini akan terasa seperti yang biasa Mam dapatkan saat menstruasi. Tidak hanya di bagian punggung, terkadang rasa nyeri juga disertai dengan sakit perut. Ketika gejala ini muncul, langsung beristirahat dan perbanyak minum air putih ya, Mam.
Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat
Tanda selanjutnya adalah frekuensi air kecil Mam akan meningkat. Ini dikarenakan janin bayi akan turun ke tulang panggul Mam, jadi kondisi rahim akan menekan kandung kemih. Kandung kemih pun akan bekerja lebih sering dari sebelumnya dan akhirnya Mam akan merasa lebih sering buang air kecil, khususnya pada malam hari.
Waspada Kontraksi Palsu
Kontraksi palsu bisa juga disebut sebagai Braxton Hicks, yaitu kontraksi yang dirasakan sebelum melahirkan. Kontraksi palsu ini biasanya terjadi satu bulan atau beberapa minggu sebelum terjadi persalinan. Namun, jika beristrahat atau berpindah posisi-posisi, kontraksi ini akan hilang dengan sendirinya. Kontraksi palsu akan cepat hilang ketika Mam bersikap tenang dan santai.
Lalu, apa bedanya kontraksi palsu dengan kontraksi sungguhan? Kontraksi sungguhan ini biasanya terjadi pada seluruh punggung sampai ke bawah, kemudian akan berpindah sampai ke perut. Sedangkan, kontraksi palsu biasanya terjadi di daerah perut dan pinggul. Jadi, ketika Mam mengalami kontraksi, alangkah baiknya untuk santai sejenak. Jika kontraksi terus terjadi, ada baiknya Mam memeriksakan kandungan ke rumah sakit terdekat.
Perubahan Serviks
Ketika pertama kali melahirkan, serviks akan mengalami perubahan. Serviks akan membesar sekitar 1 cm, sedangkan jika Mam sudah pernah melahirkan sebelumnya, serviks akan membesar sekitar 2-3 cm. Selain itu, terkadang di vagina akan keluar cairan putih sedikit kemerah-merahan. Biasanya, cairan kental ini muncul saat pemeriksaan kandungan atau ketika Mam berhubungan badan.
Air Ketuban Pecah
Tanda-tanda terakhir bahwa tanda melahirkan akan semakin mendekat adalah pecahnya air ketuban. Ketika air ketubah pecah, biasanya akan terjadi kontraksi hebat. Namun, ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan, yaitu ketika kontraksi terjadi lebih dahulu, baru diikuti air ketuban pecah. Yang menjadi masalah adalah ketika Mam merasakan air ketuban pecah, tetapi Mam tidak merasakan kontraksi. Hal tersebut bisa berbahaya karena janin akan rawan terkena infeksi. Jika itu terjadi, Mam bisa langsung menuju rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya, setelah air ketubah pecah, persalinan akan terjadi 24 jam kemudian.
Itulah beberapa tanda-tanda melahirkan sudah dekat. Ingat terus tanda-tanda tersebut ya, Mam. Ketika Mam merasakan atau mengalami salah satu di antaranya, segera lakukan tindakan. Jangan lupa untuk rajin berkonsultasi ke dokter kandungan.







