IbudanMama

4 Makanan Pengurang Dahak saat Batuk Pilek

Saat Mam menderita batuk dan pilek, dahak yang ada di tenggorokan pastinya sangat menyiksa, bukan? Begitu pula dengan Si Kecil. Si Kecil yang menderita pilek dan batuk juga akan rewel karena dahak yang ada di tenggorokan menyebabkan rasa tidak nyaman. Untuk mengatasinya, para Mam biasanya memberikan obat-obatan yang dijual di pasaran. Namun, menemukan obat yang cocok untuk Si Kecil juga tidak mudah, sehingga batuk dan pilek pun tidak berkurang. Untuk mengatasi hal tersebut, Mam bisa melakukan cara alami di rumah dengan menggunakan makanan tertentu. Yuk, simak apa saja makanan yang bisa mengurangi dahak Si Kecil.

Bawang Bombay

Bawang bombay mengandung senyawa yang disebut quercetin. Menurut studi yang ada, kandungan quercetin pada bawang bombay dapat mengatasi sel-sel yang rusak akibat proses inflamasi. Dahak pada tenggorokan yang mengendap terlalu lama dapat membuatnya mengalami radang sehingga akan menyakitkan bagi Si Kecil ketika menelan sesuatu atau batuk. Selain mengatasi inflamasi, quercetin ternyata juga mampu mencairkan lendir dan dahak yang menyumbat saluran pernapasan. Suruh Si Kecil menghirup aroma bawang bombay yang sudah dikupas. Tapi ingat Mam, jangan menghirupnya terlalu lama, ya agar hidung Si Kecil tidak sakit.

Jahe

Umbi akar yang satu ini ternyata tak hanya menjadi favorit orang dewasa untuk menghangatkan diri di saat cuaca dingin. Jahe mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Salah satu penyebab terbentuknya dahak adalah karena daya tahan tubuh Si Kecil yang rendah sehingga untuk mengembalikan tingkat kekebalan tubuhnya, Mam bisa membuatkannya wedang jahe. Meminum wedang jahe hangat akan membuat tenggorokan Si Kecil terasa lebih lega.

Agar-agar

Makanan yang satu ini adalah alternatif buah-buahan karena kandungan seratnya yang cukup tinggi. Tekstur agar-agar yang kenyal bisa membuat lendir lengket dan membuatnya terbawa sampai ke saluran pencernaan sehingga akan dikeluarkan bersama kotoran. Selain itu, sifat agar-agar yang dingin bisa menenangkan tenggorokan yang terasa panas akibat inflamasi karena dahak yang terkumpul. Buat sendiri agar-agar di rumah, karena jika membeli yang siap saji bisa jadi kandungan pemanis buatannya justru akan membuat batuk Si Kecil bertambah parah. Sebisa mungkin pilih agar-agar yang mengandung serat alami rumput laut.

Buah Anggur

Berdasarkan beberapa studi yang ada, buah anggur dapat bertindak sebagai ekspektoran alami untuk mengatasi dahak yang menyumbat tenggorokan.  Minta Si Kecil untuk mengonsumsi buah anggur. Namun ingat, jangan terlalu banyak karena dapat menimbulkan rasa panas pada perut Si Kecil jika tidak terbiasa. Mam juga bisa menyajikannya dalam bentuk jus yang dicampur dengan madu agar Si Kecil lebih menyukainya.

Cara alami di atas tentunya lebih aman, bukan? Untuk mempercepat proses penyembuhan, pastikan Si Kecil mendapatkan waktu tidur yang cukup dan minum air mineral sebanyak-banyaknya. Jika batuk dan pilek masih berlanjut, ada baiknya Mam membawa Si Kecil ke dokter anak.