5 Cara Tangani Si Kecil yang Sesak Nafas

Sesak nafas seringkali diasosiasikan dengan penyakit asma. Penyakit yang satu ini ternyata bisa menghampiri Si Kecil. Namun, masih sedikit Mam yang tahu bagaimana cara menangani sesak nafas pada anak supaya tidak berujung menjadi fatal. Mengetahui sesak nafas pada Si Kecil juga bisa membantu Mam untuk mengetahui kondisi keadaan Si Kecil yang sebenarnya. Sebelum terlambat, yuk cari tahu mengenai sesak nafas pada Si Kecil.

Gejala Sesak Nafas

Si Kecil yang mengalami sesak nafas akan memiliki kecepatan nafas yang cukup cepat, bahkan putus-putus. Ekspresi wajahnya pun berubah menjadi gelisah, bagian bawah bibir beruba menjadi kebiruan. Kadang, disertai dengan suara rintihan kesakitan karena terganggunya saluran pernapasan.

Bawa Si Kecil ke Tempat Nyaman

Ketika Si Kecil sudah menunjukkan gejala-gejala sesak nafas, segera bawa Si Kecil ke tempat yang nyaman dan tenang. Kalau memungkinkan, bawa Si Kecil ke tempat yang lebih lapang. Keadaan yang tenang dan membuat Si Kecil nyaman akan memudahkan Si Kecil untuk mengembalikan kecepatan bernafasnya seperti semula.

Kondisikan Si Kecil dalam Keadaan Duduk

Setelah mendapatkan tempat yang nyaman, tenang, dan cukup lapang untuk Mam dan Si Kecil, posisikan Si Kecil dalam keadaan duduk atau setengah duduk. Apabila memungkinkan, sandarkan punggung Si Kecil. Hal tersebut memudahkan Si Kecil untuk mengembalikan kecepatan pernafasannya. Jangan sampai Mam memposisikan Si Kecil dalam keadaan rebah karena hal tersebut malah membuat saluran pernafasan Si Kecil tersumbat.

Longgarkan Pakaian Si Kecil

Untuk membuat Si Kecil merasa nyaman dan bebas, Mam bisa melonggarkan pakaian Si Kecil dengan cara melepaskan pakaiannya atau melepas beberapa kancing bajunya. Setelah itu, pijat secara perlahan di area paru-paru untuk membantu Si Kecil bernafas secara normal.

Jangan panik

Mam jangan sampai terlihat panik di depan Si Kecil. Kepanikan Mam bisa berakibat Si Kecil semakin sesak nafas. Tetap ucapkan kata-kata penenang untuk Si Kecil sembari membantunya bernafas secara normal.

Jika Si Kecil tetap saja sesak nafas dalam kurun waktu yang cukup dekat, segera bawa Si Kecil ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat sebelum bertambah parah.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :