Mam, batuk merupakan penyakit yang bisa menjangkit Anda kapanpun dan dimanapun. Jika sudah batuk, dipastikan aktivitas Anda akan sangat terganggu. Bayangkan saja Anda sedang berada dalam pesawat terbang yang ramai orang namun sunyi, suara batuk Anda akan menjadi pusat perhatian. TIdak heran jika orang-orang menatap sinis ke arah Anda karena merasa terganggu.
Penyebab Batuk
Menurut situs web NHS, sebuah situs web kesehatan terbesar di Inggris, batuk dibagi menjadi dua jenis waktu, jangka pendek dan jangka panjang. Penyebab umum dari batuk jangka pendek meliputi beberapa sebab, diantaranya: infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) yang mempengaruhi tenggorokan, batang tenggorokan, atau sinus –seperti demam, flu, radang tenggorokan, atau sinusitis; infeksi saluran pernapasan bawah –seperti bronkitis atau pneumonia, dan alergi. Pada beberapa kasus, batuk jangka pendek akan memicu batuk jangka panjang bila tidak segera diatasi.
Sedangkan batuk berkepanjangan bisa disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan jangka panjang, alergi, merokok, atau karena efek samping dari meminum obat lain. Batuk berkepanjangan juga bisa menjadi salah satu gejala dari penyakit serius, seperti kanker paru-paru, gagal jantung, atau tuberculosis (TBC).
Pengobatan Alami
Beraneka macam jenis obat batuk kemasan sudah banyak ditemukan. Namun, tidak ada salahnya bila Anda mencoba menggunakan metode alami sebagai pengobatan. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan:
-
Madu
Sebuah studi yang dilakukan oleh Penn State College of Medicine telah menemukan bahwa madu dapat bekerja secara efektif unduk meredakan batuk dibanding obat dengan bahan kimia lainnya. Madu merupakan penawar yang memiliki viskositas tinggi sehinga dapat melapisi dan ‘menenangkan’ membran yang iritasi. Madu juga memiliki enzim (yang diberikan oleh lebah saat memanen madu) sebagai anti bakteri yang membantu mempercepat penyembuhan. Cukup konsumsi satu sendok makan madu satu sampai tiga kali sehari untuk meredakan batuk. Untuk dosis anak-anak, cukup satu sendok teh saja.
-
Akar licorice
Akar licorice, yang mengandung ekspektoran dan demulsen, dipercaya dapat mengurangi lendir yang berada pada saluran udara Anda. Glycyrrhizin, zat utama yang terdapat pada licorice, juga baik untuk meredakan radang tenggorokan. Untuk mengonsumsinya, cukup rendam akar licorice kering di sebuah cangkir dengan air mendidih selama 10-15 menit, kemudian minum seluruhnya. Ulangi dua kali sehari.
-
Air garam
Obat dengan bahan alami yang dinilai mampu meredakan radang tenggorokan dan batuk adalah air garam. Anda membutuhkan satu sendok teh garam dan delapan ons air hangat. Caranya, aduk garam ke dalam air hangat hingga larut, kemudian kumur selama 15 menit lalu buang. Ulangi hal tersebut dengan sisa air. Jika sudah, bilas menggunakan air bersih.
-
Uap kayu putih dan minyak pohon teh
Sekalipun hanya berupa uap, uap sari kayu putih dan minyak pohon teh tidak bisa diremehkan. Uap ini dapat mengatasi batuk dan mampet karena pilek. Tidak hanya melegakan karena bisa menghilangkan lendir dan dahak, jika Anda menggunakan dengan takaran tepat dan teratur, uap sari kayu putih dan minyak pohon teh juga bisa memberikan banyak manfaat. Anda hanya membutuhkan tiga tetes minyak pohon teh, satu sampai dua tetes minyak kayu putih, dan semangkuk air hangat. Carana, masukan minyak kayu putih dan pohon teh ke dalam mangkuk yang sudah berisi air hangat. Aduk, kemudian segera hirup ketika minyak tersebut sudah mengeluarkan uap. Idealnya, lakukan hal ini lima hingga 10 menit, dua sampai tiga kali sehari.
Bagaimana? Bahan-bahan yang dibutuhkan sangat mudah untuk di dapatkan bukan? Semoga lekas sembuh!