Hati-Hati, Hewan Peliharaan Anda Menularkan Penyakit!

Memelihara hewan di rumah dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan.Sayangnya, hewan peliharaan dapat menyebarkan penyakit pada manusia, terutama hewan yang tidak terjaga kebersihannya secara benar.

Hewan peliharaan memiliki risiko membawa bibit penyakit pada manusia. Salah satu penyakit yang dapat menyerang manusia adalah infeksi Salmonella. Bakteri ini paling sering ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi. Terkena infeksi Salmonella menyebabkan Anda atau anggota keluarga mengalami peradangan pada lambung yang akut disertai demam, diare, kram perut, muntah, dan kotoran mengandung darah.

Masa inkubasi (masa terekspos penyakit) adalah 12-72 jam dan durasi penyakit biasanya selama 4-7 hari.

Pengobatan infeksi Salmonella adalah diberikan rehidrasi oral, cairan yang mengandung elektrolit sehingga menggantikan cairan tubuh yang hilang ketika diare. Berita buruknya adalah bahwa infeksi Salmonella ini bisa juga menyebabkan penyakit yang lebih serius seperti infeksi sendi, meningitis (radang selaput pelindung sistem saraf pusat), dan sepsis (peradangan di seluruh tubuh).

Dr. Casey Barton, seorang epidemiologist dari The Outbreak Response and Prevention Branch di The Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan bahwa yang sering terjadi adalah infeksi Salmonella menyerang orang-orang yang memiliki kontak dengan beberapa jenis hewan yang ia sebut “berisiko” sebagai hewan peliharaan. Hewan-hewan tersebut adalah reptil, seperti kura-kura, ular, atau kadal, amfibi (khususnya katak), unggas, termasuk ayam dan bebek, serta hewan pengerat, seperti hamster.

Selain dari hewannya sendiri, lingkungan tempat hewan itu tinggal juga bisa menjadi salah satu medium penularan penyakit (kandangnya, tangki air pada kura-kura). Tidak hanya infeksi Salmonella saja yang dapat menjadi penyakit dari hewan peliharaan keluarga Anda. Anjing, kucing, dan kelinci pun dapat membawa bakteri-bakteri penyakit lain yang juga mengancam kesehatan Anda dan keluarga.

Hewan-hewan peliharaan ini mungkin tampak segar, sehat, dan tidak ada tanda-tanda sebagai “pembawa” penyakit. Justru karena itu, Anda tidak boleh lengah terhadap kesehatan hewan peliharaan Anda. Periksakan ke dokter hewan secara rutin 6 bulan atau setahun sekali. Kesehatan Anda dan keluarga tidak boleh diabaikan, jangan lupa selalu menjauhkan hewan peliharaan dari tempat penyimpanan makanan. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

Kontributor yang ingin berbagi pengetahuan dengan Ibu dan Mama.

Related Posts

Comments :