• Home
  • Kehamilan
    • Info Kesuburan
    • Ensiklopedia Kehamilan
    • Tes Kehamilan
    • 0 – 3 Bulan
    • Persiapan Kelahiran
    • Metode Melahirkan
    • Tips Menyusui
    • Peran Ayah Dan Papa
  • Pola Asuh
    • 0 – 12 Bulan
    • 1 – 3 Tahun
    • 3 – 5 Tahun
    • 6 -12 Tahun
    • Adopsi
  • Cantik & Gaya
    • Mode Anak
    • Gaya Saat Hamil
    • Tips Kecantikan
  • Kesehatan
    • Diet
    • Kesehatan Wanita
    • Bugar
    • Kesehatan Keluarga
  • Cinta & Keluarga
    • Tips Pernikahan
  • Rahasia Dapur
    • Sajian Lezat
    • Tips
    • Resep MPASI
  • Me Time
    • Life Guru
    • Hang Out
    • Hiburan
    • Karier
    • Keuangan
  • Topik Hangat
    • Aktivitas
    • Event
    • Berbagi Cerita
    • Topik Umum



Mengatasi Cacingan pada Balita


 16 Apr 2014   Penulis Dewi Novianingsih  0 Komentar


Telur cacing bisa masuk ke dalam tubuh si Kecil dengan berbagai cara. Jika hal ini terjadi, si Kecil bisa menderita cacingan. Balita paling rentan mengalaminya karena aktivitas bermainnya yang sangat tinggi dan senang bermain di luar rumah. Jangan biarkan cacing bertahan di tubuhnya dan menghambat pertumbuhan si Kecil.

Cacingan merupakan masalah kesehatan yang kerap menyerang balita. Meski umum terjadi pada balita, cacingan tak boleh diremehkan. Penyakit ini dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan si Kecil hingga berpengaruh pada kecerdasannya. Cacing dapat masuk ke dalam tubuh si Kecil, melalui telur-telur cacing yang melekat dalam jari dan kukunya, yang kemudian masuk ke mulut melalui makanan yang sebelumnya Ia pegang. Telur cacing ini pada akhirnya masuk ke dalam saluran pencernaan dan akan berkembang biak membentuk sebuah koloni yang menyerap setiap nutrisi makanan yang dikonsumsi si Kecil. Hal ini akan berdampak buruk pada pertumbuhan anak karena asupan makanan yang dikonsumsinya diserap oleh cacing. Oleh karena itu, cacingan bisa membuat balita kekurangan gizi. Selain itu, si Kecil bisa pula menderita anemia karena cacing menyerap habis asupan zat gizi yang dimakan si Kecil. Penyakit anemia yang dialami si Kecil dalam jangka panjang akan mengakibatkan kecerdasan anak menurun karena asupan oksigen ke otak terganggu.

Beberapa gejala akan muncul ketika si Kecil mengalami cacingan. Dalam buku berjudul  Panduan Pintar Merawat Bayi dan Balita karangan dr. Eveline S.pA IBCLC dan Nanang Djamaludin, gejala cacingan yang umum terjadi pada anak adalah  gatal di daerah dubur dan ditemukan cacing pada feses anak. Tak heran, saat cacingan, si Kecil akan menggaruk-garuk anusnya baik di siang hari maupun malam hari sehingga kerap mengganggu aktivitasnya. Selain itu, tidurnya pun tak nyenyak karena gatal yang dirasakan. Gejala lain yang akan muncul adalah anak akan kehilangan nafsu makan dan terlihat lesu, tubuh terlihat kurus dengan perut membuncit, sering mengalami sakit perut, mual, muntah-muntah, kembung, dan diare.

Untuk mencegah cacingan yang terjadi pada anak biasanya dilakukan dengan pemberian obat cacing setiap 6 bulan sekali. Pencegahan ini bisa dilakukan pada anak-anak usia di atas 2 tahun dan tidak dianjurkan pada anak usia di bawah 2 tahun. Mam dapat memastikan apakah si Kecil menderita cacingan atau tidak dengan mengecek fesesnya. Jika ditemukan cacing dalam feses, itu artinya si Kecil terkena cacingan.

Selain pemberian obat cacing, ada cara yang bisa Mam lakukan untuk mencegah anak terserang cacingan. Beberapa cara berikut ini bisa Mam coba.

  • Membiasakan hidup bersih pada anak
    Biasakan anak untuk hidup bersih sejak dini, seperti selalu mencuci tangan dan kaki menggunakan sabun sampai bersih usai bermain, atau bisa juga mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Anda bisa melatihnya dengan praktik mencuci tangan bersama. Jika si Kecil belum begitu mengerti, dampingi si Kecil setiap kali mencuci tangan atau kaki. Jika dibiasakan, lama-lama si Kecil akan terampil melakukannya sendiri. Kebiasaan ini akan membuat si Kecil terhindar dari telur cacing yang bisa masuk ke dalam tubuhnya.
  • Biasakan anak menggunakan sandal saat bermain di luar rumah
    Biasakan si Kecil memakai sandal saat bermain, supaya kakinya tidak kotor terkena tanah. Lepas sandal lalu cuci kaki sampai bersih setelah bermain untuk beraktivitas di dalam rumah agar terhindar dari cacing.
  • Cuci bahan makanan dan peralatan makan
    Gunakan air mengalir untuk mencuci bahan makanan seperti buah dan sayuran sebelum dikonsumsi dan dimasak. Selain itu, semua alat makan dan alat memasak juga harus dicuci sampai bersih. Hal ini dilakukan agar telur-telur cacing tidak menempel pada makanan dan peralatan dapur. Untuk melatih si Kecil, biasakan mengingatkannya mencuci buah, seperti apel, jambu, pir dengan air yang mengalir sampai bersih sebelum memakannya.
  • Hindarkan anak jajan sembarangan
    Balita paling suka jajan padahal jajanan yang dibelinya belum tentu higienis dan terbuat dari bahan-bahan yang terjamin kesehatannya. Terlebih jajanan yang dijajakan di tempat-tempat terbuka, bisa jadi makanan tersebut sudah terkontaminasi debu. Tak hanya itu, wadah dan alat memasak yang digunakan pun belum tentu terjamin kebersihannya. Cegah si Kecil jajan sembarangan dan jadilah Mam yang kreatif dengan membuatkan sendiri kudapan dan camilan untuk si Kecil agar Ia tak ingin jajan lagi.
  • Rutin memotong kuku
    Balita paling suka bermain di luar, entah apa saja yang dipegangnya hingga kerap membuat kuku tangannya kotor. Jangan biarkan kuku tangan dan kakinya panjang dan berwarna kehitaman karena penuh tanah atau kotoran lainnya. Kuman dan bakteri, paling senang bersarang di sana, termasuk telur cacing. Potong kuku si Kecil secara rutin, yakni seminggu sekali usai mandi atau sesuaikan dengan kondisi kuku si Kecil.

Selamat mencoba, Mam.

Bagi artikel ini dengan IbuDanMama lainnya...
Share on Facebook64Tweet about this on Twitter0Pin on Pinterest0Email this to someone


Baca Juga:


Jika Si Kecil Mimisan
24 Apr 2014

Mudahnya Penularan Konjungtivitis Pada Anak
23 Apr 2014

Jika Si Kecil Terkena Campak
17 Apr 2014

Yuk Komentar Mam!


  • Cari Artikel IbuDanMama

  • Artikel Populer

    • Daftar Belanja Perlengkapan Bayi Baru LahirDaftar Belanja Perlengkapan Bayi Baru Lahir 124,793 views
    • 6 Cara Terbaik Mengatasi Keputihan Saat Hamil Muda6 Cara Terbaik Mengatasi Keputihan Saat Hamil Muda 67,608 views
    • Tips Mengatasi Kaki PegalTips Mengatasi Kaki Pegal 48,202 views
    • 4 Tanda dan 6 Tips Untuk Minggu-minggu Terakhir Kehamilan4 Tanda dan 6 Tips Untuk Minggu-minggu Terakhir Kehamilan 45,665 views
    • MPASI Rumahan Mudah Dan Cepat Untuk Bayi 6 BulanMPASI Rumahan Mudah Dan Cepat Untuk Bayi 6 Bulan 41,018 views
  • Recent Posts

    • Yuk, Ajarkan Anak Membaca dan Menulis Sejak Dini
      September 8, 2014
    • Indonesia Maternity, Baby & Kids Expo
      September 8, 2014
    • 10 Tips Menghadapi Kontraksi Palsu
      September 8, 2014
  • Survey

    Apakah Anda menyukai artikel yang sedang Anda baca? Bantu kami untuk menjadi lebih baik. Silahkan usulkan topik artikel menarik lainnya yang menurut Anda patut IbuDanMama tulis!

    Nama Anda (wajib)

    E-mail Anda (wajib)

    Topik artikel yang diinginkan



  • Tentang IbuDanMama

    IbuDanMama.com adalah tempat dimana anda dapat menjelajah dan bertemu dengan ibu dan mama lainnya. Komitmen kami sebagai sahabat terbaik para ibu dan mama adalah dengan selalu memberikan informasi terkini seputar kehamilan, pola asuh, dan rumah tangga.
  • Recent Posts

    • Yuk, Ajarkan Anak Membaca dan Menulis Sejak Dini
      September 8, 2014
    • Indonesia Maternity, Baby & Kids Expo
      September 8, 2014
    • 10 Tips Menghadapi Kontraksi Palsu
      September 8, 2014

Privacy Policy|Terms & Condition|Sitemap|©2014 Copyright IbuDanMama.co.id