Saat si Kecil sudah semakin besar dan duduk di bangku sekolah, aktivitas yang ia lakoni pun akan semakin banyak. Karena itu, kebutuhan gizinya harus senantiasa diperhatikan agar ia bisa tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, dan kuat.
Memasuki usia sekolah, si Kecil mulai disibukkan dengan aktivitas yang lebih banyak. Pada usianya yang kini sudah berkisar antara 7 hingga 12 tahun, ia pun mulai tidak tergantung pada Mam mengenai makanan apa yang akan dimakan karena ia sudah semakin pintar memilih makanannya sendiri. Terlebih saat di sekolah, anak sudah bisa memilih sendiri jajanan yang disukainya.
Pemenuhan gizi yang cukup sangat penting untuk mendukung aktivitasnya. Apalagi anak usia sekolah sudah diberikan tanggung jawab untuk mengikuti pelajaran di sekolah dan juga di rumah. Karenanya masalah seperti: susah berkonsentrasi, malas, pasif, dan sering mengantuk kerap kali menghampiri mereka. Hal ini pastinya akan sangat menganggu aktivitas belajarnya. Anak yang sering mengantuk di sekolah cenderung sulit memahami penjelasan guru dan tidak bersemangat dalam mengerjakan tugas. Sehingga akan berimbas pada proses belajarnya di sekolah. Oleh karena itu, Mam harus memperhatikan asupan nutrisinya agar ia tetap sehat dan dapat menerima pelajaran dengan baik di sekolah.
Salah satu cara menyiapkan energi anak dan memenuhi kebutuhan nutrisi serta mengoptimalkan tumbuh kembangnya adalah dengan memberikan sarapan makanan bergizi setiap hari. Dengan sarapan, perut tidak akan kosong dan anak akan bersemangat untuk memulai aktivitasnya dan terhindar dari rasa kantuk. Sayang, tak banyak anak yang mau sarapan setiap hari dan memilih jajan di sekolah. Mam tentu tidak ingin si Kecil mengonsumsi jajanan yang belum tentu higienis, kan? Nah, mulai sekarang harus membiasakan si Keecil untuk sarapan sebelum berangkat ke sekolah ya, Mam.
Selain itu, Mam juga harus memenuhi beberapa sumber gizi berikut untuk mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya dalam melakukan aktivitas di sekolah.
- Buah-buahan
Buah-buahan adalah sumber makanan yang kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Mam sebaiknya menyajikan buah-buahan untuk si Kecil setiap harinya. Sediakanlah buah-buahan seperti apel, jeruk, pir, pepaya, sirsak, kiwi, alpukat, stroberi, dan mangga untuknya. Buah-buahan tersebut kaya akan vitamin C dan juga serat yang sangat bagus untuk memperlancar pencernaan. Sebagai contoh, 1 buah jeruk mampu menyediakan 50-70 mg vitamin C harian anak. Selain kaya vitamin C, jeruk juga mengandung antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Jika anak tidak suka buah, Mam bisa menyajikannya dalam bentuk jus atau smoothie.
- Sayuran
Sama halnya dengan buah-buahan, sayuran juga mengandung serat, vitamin dan mineral. Sayuran seperti bayam, brokoli, wortel, kangkung, tomat, sawi, dan kentang sangat bagus untuk nutrisi anak. Anak sekolah membutuhkan asupan zat besi yang bisa didapat dari sayuran seperti bayam, tomat, dan kentang. Apalagi satu cangkir bayam mengandung 6,43 mg zat besi, satu cangkir tomat mengandung 3,39 mg zat besi, dan 1 buah kentang kecil mengandung 2,7 mg zat besi. Zat besi berperan dalam mencegah anemia sehingga anak akan terhindar dari kesulitan belajar yang disebabkan oleh anemia. Selain itu, sayuran juga kaya akan kalsium yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang untuk mendukung aktivitas anak yang tinggi.
- Protein
Sumber makanan yang kaya akan protein seperti ikan, telur, daging merah, keju, tempe, dan tahu berperan penting dalam memenuhi kecukupan gizi dan sumber kalori yang baik bagi anak. Sajikan makanan kaya protein ini dalam menu makan anak lengkap dengan sayuran dan buah-buahan.
- Susu
Tambahkan susu dalam jam makan anak supaya semua kebutuhan gizinya terpenuhi. Dalam segelas susu terdapat banyak kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh, seperti DHA, taurin, kolin, AA atau ARA, prebiotik, probiotik, ekstrak sayuran dan buah, nukleotida, dan glukosamin. Segelas susu sangat berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak di masa aktifnya. Mam juga bisa memvariasikan olahan susu seperti keju dan yoghurt dalam menu makan anak.
- Nasi merah dan gandum
Nasi merah dan gandum merupakan sumber karbohidrat yang baik bagi tubuh. Mam bisa memilih nasi merah untuk buah hati tercinta karena kandungan nutrisi dan seratnya lebih bagus dibandingkan nasi putih biasa.