Semakin banyaknya makanan cepat saji yang tersedia di kota-kota besar di Indonesia serta layanan antar makanan yang semakin banyak membuat mau tidak mau masyarakat mengalami perubahan pola hidup. Makanan cepat saji yang mengandung banyak lemak dan garam serta layanan antar jemput yang praktis telah membuat banyak orang mengonsumsi makanan tinggi lemak tetapi hanya melakukan sedikit gerak tubuh. Dua pola hidup ini menjadi salah satu yang menyebabkan kegemukan pada manusia.
Fakta kunci
- Obesitas di seluruh dunia saat ini sudah dua kali lipat banyaknya sejak tahun 1980.
- Pada tahun 2008, lebih dari1,4 miliar orang dewasa (usia di atas 20) mengalami kelebihan berat badan atau overweight. Dari jumlah tersebut lebih dari 200 juta laki-laki dan hampir 300juta perempuan mengalami obesitas.
- 35% dari orang dewasa usia 20 tahun ke atas yang mengalami kelebihan berat badan tahun 2008 dan 11% mengalami obesitas.
- 65% dari populasi dunia tinggal di negara dimana overweight dan obesitas membunuh orang lebih banyak dibandingkan kekurangan berat badan.
- 42 juta anak-anak di bawa 5 tahun mengalami kelebihan berat badan dan kegemukan.
- Obesitas merupakan sesuatu yang dapat dicegah.
Apa yang dimaksud dengan overweight dan obesitas?
Overweight atau kelebihan berat badan dan obesitas didefinisikan sebagai akumulasi lemak abnormal atau berlebihan yang dapat mengganggu kesehatan.
Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah indeks sederhana dari berat badan terhadap tinggi badan yang pada umumnya digunakan untuk mengklasifikasikan overweight dan obesitas pada orang dewasa. IMT didefinisikan sebagai berat badan seseorang (dalam kg) dibagi dengan tinggi kuadrat dalam meter (kg/m2).
Berdasarkan World Health Organization (WHO):
- Nilai IMT lebih besar atau sama dengan 25 disebut sebagai overweight
- Nilai IMT lebih besar atau sama dengan 30 disebut dengan obesitas.
Apa yang menyebabkan obesitas dan kelebihan berat badan?
Penyebab mendasar dari obesitas dan kelebihan berat badan adalah ketidakseimbangan energi antara kalori yang dikonsumsi dan kalori yang dikeluarkan. Secara umum, telah terjadi:
- Peningkatan asupan makanan pada energi yang mengandung lemak tinggi
- Penurunan dalam gerak tubuh karena perubahan-perubahan bentuk kerja yang cenderung duduk terus (tidak banyak gerak), perubahan moda transportasi dan meningkatnya urbanisasi.
Apa akibat dari kelebihan berat badan dan obesitas?
Peningkatan nilai IMT merupakan faktor risiko utama untuk penyakit tidak menular seperti:
- Penyakit jantung (terutama penyakit jantung dan stroke) yang merupakan penyebab terbesar kematian pada tahun 2012;
- Diabetes;
- Gangguan muskuloskeletal (terutama osteoarthritis – jenis penyakit defeneratif yang melumpuhkan sendi)
- Beberapa jenis kanker (endometrium, payudara dan usus besar)
Risiko penyakit tidak menular akan meningkat seiring dengan meningkatnya nilai IMT.
Obesitas pada masa kanak-kanak berhubungan dengan risiko tinggi mengalami obesitas, kematian dini dan cacat pada saat dewasa. Disamping peningkatan risiko masa depan, anak-anak obesitas mengalami kesulitan bernafas, peningkatan risiko patah tulang, hipertensi, penanda awal terhadap penyakit kardiovaskuler, resistensi insulin dan efek psikologis.
Pencegahan
Kelebihan berat badan, obesitas serta penyakit tidak menular terkait sebagian besar dapat dicegah dengan cara:
- Membatasi asupan energi dari lemak total dan gula
- Meningkatkan konsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan gandum
- Secara rutin melakukan aktivitas fisik (60 menit sehari untuk anak-anak dan 150 menit setiap minggu untuk orang dewasa)
Jika ingin menikmati kehidupan sekarang dan masa tua yang berkualitas, ayo ubah pola hidup Anda dari sekarang. Semoga bermanfaat.
Baca juga: