Melahirkan si Kecil adalah momen yang sangat membahagiakan. Kebahagiaan ini seakan mengalahkan segala kelelahan yang dirasakan oleh ibu yang baru saja melahirkan. Namun, perlu dicermati juga beberapa gangguan atau keluhan yang bisa saja dialami oleh ibu pada masa nifas ini. Dengan begitu, ibu diharapkan dapat bersikap bijaksana agar keluhan pada masa pasca melahirkan ini dapat diatasi. Nah, apa sajakah gangguan ibu pada masa nifas? Berikut ini ulasannya ya, Mam.
- Anemia
Anemia bisa disebabkan karena infeksi akibat perdarahan, kelelahan karena proses persalinan yang lama, dan sudah menderita anemia sejak masa kehamilan. Untuk mengatasinya, konsumsilah suplemen zat besi ya, Mam. - Perdarahan hebat
Masa nifas ditandai dengan keluarnya darah atau perdarahan selama sekitar 40 hari. Pada hari pertama hingga kedua setelah melahirkan, darah segar yang keluar bercampur sisa ketuban, kemudian darah bercampur lendir. Lalu, setelah seminggu darah akan berubah menjadi kuning kecokelatan, lalu lendir keruh. Pada akhir masa nifas, akan keluar cairan berwarna bening. - Rambut rontok
Rambut rontok wajar dialami oleh ibu pada masa nifas. Hal ini disebabkan adanya penurunan hormon secara drastis. Gangguan ini biasa diatasi dengan menggunakan produk shampoo dan kondisioner yang berkualitas, mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin E, memotong rambut lebih pendek, dll. - Payudara bengkak
Pada masa nifas juga terjadi proses menyusui. Mulainya proses menyusui ditandai dengan payudara membengkak, keras, dan menghitam di sekitar puting susu. Bahkan, payudara bengkak ini pada sebagian ibu diserta rasa nyeri bahkan demam. - Emosi yang tidak stabil (baby blues)
Ibu akan bisa merasa bahagia, bangga dan tiba-tiba menjadi sedih dan cemas. Kondisi emosi ini disebabkan karena faktor perubahan hormon, kelelahan, kurangnya perhatian keluarga, dll. - Infeksi vagina
Infeksi pada vagina ini ditandai dengan vagina berbau tidak sedap, terasa perih, panas, berwarna merah, bahkan terdapat nanah. Infeksi jalan lahir ini bisa diatasi dengan selalu menjaga kebersihan daerah kewanitaan. - Pegal
Proses persalinan yang mengeluarkan banyak energi serta kelelahan merawat bayi membuat badan Anda terasa pegal. Anda bisa mengatasinya dengan memijat badan Anda secara tepat. - Perut mulas
Perut mulas disebabkan adanya kontraksi untuk merapatkan dinding rahim sehingga rahim akan mengecil secara berangsur-angsur. - Susah buang air kecil
Susah buang air kecil disebabkan karena terjadi penyempitan pada saluran kencing akibat ditekan oleh kepala bayi saat proses kelahiran. - Wasir atau ambein
Gangguan ini biasanya disebabkan karena ibu salah mengejan saat proses persalinan atau gangguan sembelit yang berkepanjangan. - Sembelit atau konstipasi
Sembelit pada masa nifas terjadi karena adanya perubahan kadar hormon dan kurangnya gerakan tubuh sehingga fungsi usus menurun.
Cukup banyak kan, Mam, keluhan atau gangguan kesehatan bagi ibu pada masa nifas. Hal ini bisa dikurangi dengan memperbanyak waktu istirahat, menjaga kebersihan tubuh, mengonsumsi makanan kaya nutrisi, perbanyak minum air putih, dan rajin memeriksakan diri ke dokter. Semoga bermanfaat.
Baca juga:
- Mengatasi Rambut Rontok Setelah Melahirkan
- Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?
- 8 Cara Agar Payudara Kencang Setelah Melahirkan