Mungkin Anda pernah mendengar bahwa kehamilan dan menyusui akan menghindari Anda dari kanker payudara. Apakah dengan menyusui dan kehamilan benar-benar dapat membantu Anda terhindar dari penyakit kanker payudara?
Pemberian ASI eksklusif, yaitu selama enam bulan dapat mengurangi fluktuasi estrogen, yang merupakan hormon pemicu tumbuhnya sel kanker. Didapat dari sebuah penelitian bahwa, ibu menyusui selama satu tahun dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara sebesar 6 persen, sedangkan apabila ibu menyusui selama dua tahun dapat menurunkan risiko kanker payudara sebesar 11 persen. Karena itu, proses menyusui bisa mengurangi risiko terkena kanker payudara.
Lalu, bagaimana dengan kehamilan?
Secara medis, kehamilan membantu mencegah resiko kanker payudara berlaku bagi perempuan yang kehamilan pertamanya di usia sebelum 30 tahun. Mengapa begitu? Kehamilan membantu mematangkan payudara sehingga dapat melindunginya terhadap hormon pemicu kanker. Proses pematangan payudara itu ditunjukkan dengan adanya produksi zat kimia dari tubuh secara alami saat kehamilan. Zat kimia ini disebut Alp-fetoprotein (ATF) sebagai respons atas munculnya hormon kehamilan estrogen dan progresteron yang dapat memicu pertumbuhan sel-sel kanker. ATF inilah yang pada akhirnya menetralkan komponen penyebab kanker pada hormon-hormon tersebut. Karena itulah, semakin dini zat ATF pelindung payudara terbentuk, maka semakin cepat dan lama kesehatan payudara Anda akan terlindungi. Namun satu hal yang perlu diingat adalah, penyakit bisa datang kapan saja dan tidak datang begitu saja, itu tergantung dari bagaimana kita menjaga kesehatan kita.
Gaya hidup sehat juga tetap harus diperhatikan oleh ibu hamil dan ibu menyusui agar terhindar dari penyakit kanker. Meski Anda sedang hamil, diharapkan untuk memperhatikan pertambahan berat tubuh Anda untuk menghindari obesitas drastis. Karena ibu hamil yang berat badannya naik lebih dari 20 kg, memiliki risiko terkena kanker. Hal ini disebabkan karena estrogen (hormon pemicu kanker) juga diproduksi oleh lemak tubuh. Selain itu, tidak merokok selama menyusui juga terbukti dapat menghindarkan ibu dari kanker karena zat racun yang terkandung dalam rokok dapat mematikan manfaat menyusui bagi Anda.







