IbudanMama

Diabetes Pada Ibu Hamil

Penyakit diabetes dapat menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil. Ibu hamil penderita diabetes memang harus mendapatkan perhatian serius. Mengingat kehamilan dengan diabetes merupakan jenis kehamilan berisiko yang dapat berdampak buruk pada ibu dan juga janin.

Tepatnya tanggal 14 November lalu, hari diabetes diperingati oleh warga seluruh dunia. Peringatan hari diabetes ini setidaknya menyadarkan kita untuk selalu menjaga kesehatan agar terhindar dari berbagai penyakit, terutama diabetes. Diabetes memang bukan penyakit sepele, dan dapat menyerang siapa saja, orang tua hingga yang muda. Penyakit yang muncul karena gangguan bekerjanya hormon insulin dalam tubuh ini bisa juga menyerang ibu hamil.

Seorang ibu tanpa riwayat diabetes bisa menderita diabetes saat hamil, yang disebut diabetes gestasional. Diabetes ini merupakan diabetes temporer yang terjadi karena adanya perubahan metabolisme karbohidrat yang dialami oleh ibu hamil selama kehamilan. Namun, bisa juga ibu hamil memang memiliki riwayat diabetes sebelumnya, sehingga di masa kehamilan harus benar-benar diperhatikan. Biasanya ibu hamil dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan urin. Hal ini untuk mengetahui glikosuria, yakni ekspresi glukosa dalam urin. Jika pada ibu hamil diketahui hasil tes positif, berindikasi pada pemeriksaan toleransi glukosa (GTT).

Ibu hamil penderita diabetes memang cukup berisiko dalam kehamilannya, sehingga harus benar-benar menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan ke dokter. Pemeriksaan tersebut harus rutin dilakukan untuk mengontrol stabilnya gula darah dalam tubuh selama kehamilan. Karena, pada ibu hamil yang menderita diabetes, biasanya gula darahnya akan sulit terkontrol. Jika gula darah pada ibu hamil tidak terkontrol, yakni gula darah tinggi maupun rendah, bisa berdampak buruk pada ibu maupun janin yang dikandungnya.

Berdasarkan buku yang berjudul Perawatan Maternitas yang ditulis oleh Hellen Faren Rn Rm, mengulas berbagai komplikasi kehamilan, salah satunya diabetes. Ibu hamil yang menderita diabetes dapat berpengaruh pada ibu hamil sendiri dan juga janin. Pada ibu hamil penderita diabetes biasanya cenderung mengalami infeksi, yakni infeksi vaginal, infeksi saluran kemih, dan infeksi nifas. Dalam buku ini juga disebutkan bahwa kehamilan dengan diabetes cenderung lambat dalam penyembuhan luka, selanjutnya 25%  kehamilan dengan diabetes akan mengalami pre-eklampsia. Di masa kehamilan pula, wanita hamil yang memiliki riwayat diabetes, namun memiliki kondisi yang baik dengan gula darah terkendali, bisa menjadi diabetes yang tidak terkendali di masa kehamilan. Begitu pula dengan diabetes gestasional yang dapat menjadi diabet berat dan sulit dikendalikan di masa kehamilan. Selain itu, ibu hamil dengan diabetes cenderung memiliki cairan amnion yang berlebihan (hidramnion) dan juga risiko kehamilan prematur. Sementara itu, pengaruh diabetes yang diderita ibu hamil pada janin dengan kondisi yang tidak terkontrol, dapat menimbulkan hiperglikemia pada janin. Hiperglikemia pada janin akan meningkatkan sekresi insulin fetal yang bisa memicu tumbuhnya janin lebih besar atau abnormal. Tentu bayi dengan pertumbuhan abnormal ini akan memperbesar risiko sulit dilahirkan dan bisa pula mengalami cidera saat dilahirkan nanti.

Bagi Anda ibu hamil penderita diabetes, sebenarnya tidak usah terlalu khawatir. Jika Anda bisa menerapkan hidup sehat selama kehamilan, maka gula darah bisa tetap stabil dan berbagai masalah kehamilan dapat teratasi dengan baik. Lantas bagaimana caranya kehamilan tetap sehat bagi penderita diabetes? Berikut ini caranya:

  1. Lakukan pemeriksaan gula darah dengan rutin.
    Dengan melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin, Anda dapat memantau gula darah Anda supaya tetap dalam kondisi stabil. Jika diketahui gula darah terlalu rendah atau terlalu tinggi, Anda bisa segera mengendalikannya dengan mengikuti saran dokter, termasuk mengatur pola makan. Jika gula darah Anda stabil, tentu kehamilan Anda pun sehat dan bebas dari komplikasi kehamilan.
  2. Menjaga pola makan dengan melakukan diet sehat
    Kehamilan dengan diabetes membuat Anda harus berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan, yakni dengan melakukan diet sehat. Aneka sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan akan berperan dalam diet sehat Anda. Ikuti saran dokter menyoal asupan makanan yang harus dikonsumsi dalam menjaga gula darah Anda. Pertimbangkan pula asupan asam folat yang akan mendukung kehamilan Anda.
  3. Olahraga secara teratur
    Ibu hamil penderita diabetes sebaiknya melakukan olahraga secara teratur. Olahrga bagi penderita diabetes sangat bermanfaat untuk mengontrol berat badan. Kelebihan berat badan atau obesitas biasanya menjadi salah satu penyebab diabetes. Selain itu, olahraga ternyata juga mampu mengontrol gula darah tubuh. Olahraga bagi ibu hamil penderita diabetes tak perlu yang menguras energi, jalan-jalan setiap pagi dan sore hari dan mengikuti kelas senam hamil merupakan aktivitas fisik yang bagus untuk Anda lakukan. Olahraga ini sebaiknya Anda jadikan rutinitas harian untuk menjaga kestabilan gula darah. Kemudian, Anda bisa memeriksa kadar gula darah sebelum dan sesudah melakukan olahraga rutin ini jika menggunakan insulin.

Jaga kesehatan ibu hamil sebaik-baiknya dengan melakukan 3 cara di atas supaya gula darah Anda bisa dikendalikan dan terhindar dari berbagai komplikasi kehamilan.