Masa nifas adalah masa sesudah persalinan, kelahiran bayi, plasenta, serta selaput yang diperlukan untuk memulihkan kembali organ kandungan seperti sebelum hamil. Masa nifas ini biasanya berlangsung selama 6-8 minggu. Proses pemulihan kondisi tubuh dan penyembuhan luka jalan lahir pada masa nifas ini memerlukan nutrisi yang mendukungnya. Adapun jenis nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu pada masa nifas ini terdiri atas karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat, serta dilengkapi cairan. Nah, di bawah ini dijelaskan jenis nutrisi tersebut dengan lebih lengkap. Silakan disimak ya, Mam.
- Karbohidrat
Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi atau tenaga untuk pembakaran tubuh dan pembentukan jaringan baru. Sumber karbohidrat dapat ditemukan pada nasi, singkong, ubi, gandum, kentang, jagung, roti, sagu, dll. Dengan terpenuhinya asupan karbohidrat ini maka aktivitas ibu pun tidak akan terganggu dari dari rasa lemas dan letih.
- Protein
Protein berfungsi sebagai sumber pembangun tubuh yang bertugas meregenerasi dan mendukung pertumbuhan sel-sel tubuh, mengangkut zat gizi ke seluruh tubuh. Ibu pada masa nifas dan menyusui sebaiknya tidak melewatkan kebutuhan protein nabati dan hewani ini karena sangat diperlukan untuk kelancaran produksi ASI. Protein nabati berupa tempe, tahu, kacang-kacangan. Sedangkan, protein hewani, seperti daging sapi, telur, udang, hati ayam, ikan, dll.
- Mineral
Mineral ini berupa kalsium, fosfor, dan besi. Kasium dan fosfor berfungsi sebagai pembentuk dan penguat tulang dan gigi. Susu, kedelai, kacang panjang, bayam, dll banyak mengandung kalsium dan fosfor. Zat besi juga dibutuhkan ibu pada masa nifas untuk membentuk sel darah merah dan mencegah ibu terkena anemia. Buah-buahan, sayuran hijau, ikan, dan daging adalah bahan makanan yang mengandung zat besi.
- Vitamin
Vitamin bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi ibu dari serangan berbagai jenis penyakit. Selain itu, vitamin juga berfungsi untuk mengatur kelancaran proses metabolisme dalam tubuh. Vitamin yang dibutuhkan adalah vitamin A, B, C, D, E, dan K.
- Vitamin A berfungsi menjaga kesehatan jaringan mata. Sumber: wortel, tomat, pepaya, sayuran hijau, dll
- Vitamin B berfungsi menjaga kesehatan saraf dan mencegah penumpukan cairan. Sumber: susu, keju, daging, dll
- Vitamin C berfungsi membantu penyerapan nutrisi, membentuk sel jaringan baru. Sumber: buah-buahan, sayuran
- Vitamin D berfungsi menjaga kesehatan tulang dan gigi, mencegah osteoporsosis. Sumber: keju, susu, mentega, minyak ikan
- Vitamin E berfungsi menjaga kesehatan kulit dan reproduksi wanita. Sumber: kacang-kacangan, biji-bijian
- Vitamin K berfungsi menjaga proses pembekuan darah. Sumber: sayuran hijau, keju, hati ayam, dll
Berbagai jenis nutrisi di atas sangat dibutuhkan dalam mendukung kesehatan ibu pada masa nifas, seperti bermanfaat untuk:
- mempercepat pemulihan orga-organ kandungan,
- mempercepat penyembuhan luka persalinan,
- mencegah anemia,
- mencegah osteoporosis,
- memperlancar produksi ASI,
- melancarkan metabolisme tubuh,
- menjaga stamina tubuh.
Selain, mengonsumsi makanan penuh nutrisi, diperlukan juga jumlah cairan dalam tubuh ibu tercukupi, istirahat cukup, mengonsumsi suplemen atas resep dokter, rajin berolahraga ringan, dan rutin memeriksakan kondisi ke dokter. Dengan begitu, kondisi Anda akan benar-benar fit. Semoga bermanfaat.
Baca juga:
- 11 Masalah Pada Masa Nifas
- Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?
- 4 Mitos Seputar ASI dan Menyusui