Olahraga Bersama Balita? Bisa Sekali, Mam!

Memasuki usia setahun, umumnya Si Kecil akan mulai aktif bergerak. Mam pun mengerahkan lebih banyak tenaga untuk mengawasi pergerakan Si Kecil. Akibatnya, waktu untuk diri Mam sendiri secara otomatis akan berkurang, termasuk waktu untuk berolahraga. Mam harus pintar-pintar meluangkan waktu agar Si Kecil juga tidak akan merasa terabaikan.

Daripada kesulitan menyeimbangkan waktu untuk Si Kecil dan diri sendiri, mengapa Mam tidak mengajak Si Kecil untuk olahraga bersama saja? Hal tersebut sama sekali tidak mustahil untuk dilakukan, lho, Mam. Yuk, simak dulu beberapa tipsnya berikut ini.

Menggunakan Jogging Stroller

Pada dasarnya, jogging stroller tidak jauh berbeda dari kereta bayi pada umumnya. Namun, jogging stroller didesain untuk memudahkan Mam melakukan jogging sambil membawa Si Kecil. Desainnya cenderung lebih ramping dan sporty apabila dibandingkan dengan kereta bayi biasa, dengan roda yang hanya berjumlah tiga buah. Sambil berolahraga, Si Kecil bisa sekaligus “berpetualang” melewati rute jogging Mam. Agar Si Kecil tidak bosan, bekali ia dengan camilan sehat atau mainan favoritnya. Biasanya, ketika Mam selesai jogging, ia akan tertidur. Mam bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan stretching.

Melakukan Push Up Ringan

Sudah menjadwalkan waktu untuk jogging bersama Si Kecil, cuaca di luar mendadak hujan. Waduh, masa harus membatalkan rencana olahraga? Tentu tidak, dong. Mam kan masih bisa berolahraga bersama Si Kecil di dalam rumah, salah satunya dengan melakukan push up. Caranya, baringkan Si Kecil di atas matras olahraga, lalu mulailah melakukan gerakan push up dan ulangi hingga sepuluh kali. Push up memiliki manfaat yang tidak kalah oke dari jogging, lho. Salah satunya adalah mencegah dan mengatasi sarcopenia, kondisi di mana massa otot mengalami penurunan akibat terjadi penuaan pada bagian otot. 

Merangkak Bersama Si Kecil

Di mana Si Kecil biasanya bermain saat di rumah, Mam? Kebanyakan aktivitasnya pasti terjadi di lantai, kan? Demi bisa terus mengawasi Si Kecil, Mam pun mau tidak mau ikut duduk di lantai bersamanya, bahkan terkadang sampai harus merangkak atau tengkurap. Nah, Mam bisa memanfaatkan aktivitas tersebut untuk berolahraga, yakni dengan melakukan plank. Khasiatnya bagus untuk menguatkan otot perut serta area lengan dan kaki, lho. Posisi plank mirip dengan posisi push up. Bedanya, pada plank, Mam diharuskan untuk menyangga tubuh dengan kedua lengan yang diletakkan pada alas olahraga. 

Memanfaatkan Baby Carrier

Punya baby carrier di rumah? Mam bisa memanfaatkannya untuk berolahraga bersama Si Kecil, lho. Gendong Si Kecil menggunakan baby carrier. Pastikan ia telah duduk dengan nyaman dalam gendongan Mam, ya. Lalu, posisikan kedua tangan Mam menutupi tubuh Si Kecil, seperti sedang memeluknya. Secara perlahan, turunkan pinggul ke arah lantai, lalu angkat kembali. Mam bisa mengulanginya hingga sepuluh kali. Nah, kalau menurut Ali Lee, seorang personal trainer asal Australia yang juga memiliki dua orang anak, gerakan olahraga ini disebutnya sebagai “kangatraining”, mengingat posisi Si Kecil yang mirip seperti kanguru dalam kantong induknya.

 

Mengawasi tumbuh kembang Si Kecil memang sangat penting, tetapi jangan menjadikan hal tersebut alasan untuk tidak berolahraga. Melalui beberapa cara di atas, Mam bahkan bisa berolahraga bersama Si Kecil. Bagaimana, Mam? Tertarik untuk mencoba, kan? Semoga bisa selalu rutin berolahraga, ya!

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :