Mam, Anda pasti sudah memahami jika olahraga memiliki banyak manfaat. Bila dalam tiap harinya Anda berolahraga 30 menit saja, maka Anda akan lebih kebal terhadap penyakit karena kekebalan tubuh orang yang berolahraga akan terbentuk dengan sempurna. Olahraga juga ampuh untuk mengontrol berat badan, meningkatkan mood, dan meningkatkan kualitas hidup.
The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat merekomendasikan dalam seminggu orang dewasa berusia 19-64 tahun dapat berolahraga dengan intensitas moderat/sedang selama 150 menit, atau Anda dapat membaginya selama beberapa hari, seperti 30 menit per sesi olahraga dalam 5 hari.
Jenis olahraga yang dilakukan pun bisa beragam, boleh aktivitas aerobik seperti bersepeda atau berjalan cepat, atau latihan memperkuat otot. Situs web Alodokter menyatakan bahwa ciri-ciri dari aktivitas aerobik sudah dilakukan dengan benar adalah ketika detak jantung makin tinggi dan Anda berkeringat. Sedangkan tugas harian seperti memasak atau berbelanja tidak dapat digolongkan untuk berolahraga karena tidak cukup meningkatkan detak jantung sebagaimana aktivitas aerobik. Saat latihan aerobik, selingi dengan aktivitas memperkuat otot-otot kaki, pinggul, perut, dada, bahu, dan lengan.
Olahraga secara Berlebihan
Sekalipun olahraga adalah aktivitas yang menyehatkan, namun segala sesuatu yang berlebihan juga tidak berdampak baik. Berolahraga secara berlebihan dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan, seperti:
-
Menjadi bosan berolahraga.
Jan Milano, seorang pelatih olahraga di CSCS dan DIAKADI, mengatakan bahwa terlalu sering berolahraga dapat menyebabkan turunnya semangat, motivasi, dan keyakinan. Apalagi jika Anda mengalami ketegangan, depresi, dan kemarahan yang meningkat, hal tersebut akan mempersulit pemulihan tubuh dan membuat olahraga terasa tidak menyenangkan
-
Kebugaran tubuh yang menurun.
Olahraga yang berlebihan tidak memberikan otot untuk memulihkan keadaannya. Hal ini kemudian akan mengakibatkan peradangan, pembengkakan, dan nyeri. Anda kemudian mudah lelah dan gampang sakit, bukan sebaliknya.
-
Glikogen habis dan kortikosteroid meningkat.
Glikogen yang berada dalam otot berguna sebagai sumber energi bagi tubuh. Jika Anda berolahraga terlalu sering dan menyebabkan tubuh terlalu lelah, maka otot Anda juga akan lemah sehingga olahraga yang Anda lakukan tidak lagi maksimal. Sedangkan kortikosteroid merupakan hormon stress yang menghalangi pembakaran lemak perut. Jika Anda tidak memberi kesempatan tubuh Anda untuk beristirahat total, maka hormon tersebut dapat menekan sistem kekebalan tubuh
Hidup dengan Seimbang
Supaya tidak menjadi berlebihan, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan oleh Anda apabila ingin berolahraga:
-
Mengubah pola pikir.
Sebagian pemasak pemula menganggap memberi banyak bumbu dalam sebuah masakan akan membuat masakan tersebut menjadi lebih sedap. Seorang pemula berpikir memberi ragi yang berlebihan pada singkong akan menjadikan singkong tersebut menjadi lebih manis saat proses fermentasi terjadi. Ini adalah pola pikir yang salah. Jangan karena Anda memiliki target menurunkan berat badan maka Anda harus berolahraga dengan frekuensi yang berlebihan. Mam, setiap hal memiliki porsinya masing-masing. Bertindak secara berlebihan hanya akan memberikan dampak yang buruk.
-
Menikmati proses dan aktivitasnya.
Orang yang bertindak buru-buru tidak akan sempat untuk menikmati setiap proses yang terjadi. Sama seperti olahraga, bila Anda terlalu fokus pada seberapa sering Anda melakukan itu, Anda jadi tidak bisa menikmati perubahan positif yang terjadi pada diri Anda. Mam, jangan menyiksa diri dengan membuat kegiatan yang baik menjadi sesuatu yang Anda benci. Jangan membunuh motivasi bugar Anda.
-
Membentuk lingkaran pertemanan sehat.
Lingkungan yang positif akan menjadikan Anda pribadi yang positif. Mam, carilah seorang rekan yang membuat Anda bertanggung jawab akan jadwal olahraga yang proposional. Bisa teman olahraga atau pelatih pribadi.







