Tak ada seorangpun yang mampu menolak hadiah-hadiah istimewa yang ditawarkan dalam kehidupan mereka. Tiket liburan gratis atau mungkin mobil mewah? Tapi kebahagiaan tidak hanya diukur dari hal-hal yang dapat dinilai dengan uang. Ada begitu banyak hal kecil yang seharusnya bisa membuat kita sadar bahwa kebahagiaan kita sebenarnya tidak terhitung.
Beberapa waktu yang lalu saya berkunjung ke sebuah panti jompo untuk sebuah acara keagamaan. Betapa tersentuhnya hati saya melihat para oma dan opa di sana yang masih bersemangat untuk hidup meskipun dengan fasilitas yang seadanya. Di luar keceriaan mereka, saya tau bahwa oma dan opa di panti tersebut merasa kesepian.
“Saya sangat rindu pada anak saya, tapi mungkin ia sudah lupa kalau ayahnya masih hidup dan ada di tempat ini,” begitulah curahan hati singkat yang saya dengar dari Opa Franky yang tahun ini usianya sudah mencapai 82 tahun. Jujur saja, sampai saat ini saya masih tidak bisa habis pikir bagaimana ada seorang anak yang tega menitipkan orangtuanya sendiri di panti jompo tanpa mengunjunginya sama sekali? Dan dari kunjungan sosial ini, saya menarik satu kesimpulan: penghuni panti jompo ini sangat bahagia ketika ada orang lain yang mengunjungi dan meramaikan panti ini.
Ya, sesederhana itulah kebahagiaan yang didapat dari para manula yang ada di sini, atau mungkin di panti-panti jompo lainnya. Mereka yang sudah tua dan menyimpan kerinduan yang mendalam saja bisa tetap bersemangat melakukan banyak hal di panti, lalu kenapa saya—dan mungkin juga Anda–sering merasa ‘kurang’ dalam hidup?
Dari sinilah saya berpikir bahwa sebenarnya bahagia itu tidak sulit. Mendapat duduk di angkutan umum setelah seharian bekerja di kantor saja, misalnya, pasti sanggup membuat Anda merasa puas, bukan? Atau ketika Anda sedang membicarakan hal-hal konyol dengan sahabat-sahabat Anda melalui BBM di malam hari yang pada akhirnya membuat Anda tertawa sendiri di kamar. Dan juga ketika suami Anda menelepon hanya untuk menanyakan kabar Anda di kantor, Anda pasti senang karena merasa diperhatikan. Bahkan, yang lebih sederhana lagi adalah kebahagiaan yang muncul ketika melihat orang yang Anda sayangi juga bahagia.
Kunjungan ke panti jompo kali ini benar-benar istimewa buat saya. So many trivial things that make me happy. Syaratnya cuma satu, yaitu jangan lupa untuk bersyukur. Dan sekali lagi saya berterima kasih pada seluruh opa dan oma di panti jompo yang telah mengingatkan saya untuk tetap mensyukuri apa yang saya miliki saat ini. Klise memang, tapi benar. Lagipula, apa yang akan kita dapatkan kalau kita terus menerus mengeluh.







02 Feb 2013
Penulis Kontributor IbudanMama
0 Komentar











