Susah makan adalah masalah popular yang sering ditemui pada anak balita. Meski begitu hindari kebiasaan-kebiasaan ini saat menghadapi anak yang susah makan.
Susah makan adalah masalah klasik yang sering ditemui pada anak balita. Prosesnyapun sangat sulit untuk ditebak, karena beberapa anak menunjukkan perubahan secara perlahan, mulai dari gejala sampai benar-benar tidak mau makan. Ada juga yang secara drastis mendadak tidak mau makan sama sekali. Kondisi ini terjadi dikarenakan balita mudah mengalami Neophobia atau ketakutan akan hal-hal yang baru.
Terdapat beberapa hal yang menjadi faktor penyebab anak susah makan. Menurut Illingworth, seorang ahli kesehatan anak menyebutkan beberapa hal umum yang menjadi faktor penyebab mengapa anak susah makan, seperti:
- Anak sakit; Kondisi fisik yang kurang sehat akan sangat berpengaruh pada selera makan.
- Memakan kudapan menjelang jam makan; Ngemil atau minum susu mendekati jam makannya, membuat si Kecil merasa kenyang, apalagi bila kudapan yang manis-manis. Hindari memberi susu atau camilan 1 jam menjelang jam makannya (makan besar)
- Anak sedang merasa tidak bahagia; Misalnya sedih, depresi atau tidak aman/nyaman.
- Perkembangan ego sang anak; Penolakan makan oleh anak merupakan bentuk perkembangan sikap mandirinya, misalnya si Kecil ingin mencoba makan sendiri namun ia tidak diberi kesempatan untuk melakukan hal itu.
Bunda Lucy – seorang praktisi anak dan keluarga, menyebutkan beberapa kebiasaan yang kerap dilakukan orangtua ketika menghadapi sikap anak yang tidak mau makan, seperti:
- Mengancam. Misalnya, “Jika makanannya tidak habis, nanti disuntik dokter”.
- Memaksa. Misalnya anak dipaksa membuka mulut lalu dijejali makanan. Tindakan memaksa dan menjejali makanan pada anak adalah tindakan yang tidak dibenarkan. Lagipula, semakin dipaksa, maka anak akan semakin memberontak.
- Menghukum. Misalnya anak yang tidak mau makan langsung dimarahi dan diberikan hukuman. Memarahi anak saat makan, akan menghilangkan selera makan mereka secara drastis.
Tindakan-tindakan tersebut diatas justru memperburuk keadaan, bahkan bisa jadi anak akan semakin memberontak. Oleh sebab itu, hindari tindakan-tindakan tersebut diatas. Solusi terbaik yang bisa Anda lakukan dalam mengatasi anak yang susah makan adalah mencari tahu penyebabnya. Selain itu, membuatkan makanan favorit si Kecil atau memberi kesempatan si Kecil untuk memilih menu favoritnya, juga dapat membantu mengatasi masalah ini.







