Si Kecil mengalami masalah pada kulitnya. Awalnya, ia tidak merasa sakit, tetapi lama-lama terlihat tidak nyaman karena sering menggaruk-garuknya. Ternyata masalah kulit yang dialaminya adalah impetigo.
Si Kecil yang tengah senang bermain ke sana kemari dan mengeksplorasi sesuatu mudah sekali terpapar kuman. Berguling-guling di lantai, merangkak di kolong meja yang banyak debu, dan sebagainya kerap dilakoninya. Tak ayal, hal ini sering berujung pada kesehatan kulitnya.
Anda mungkin pernah mendapati tiba-tiba wajah si Kecil terlihat ada luka melepuh dan memerah. Si Kecil memang tidak mengeluh sakit akibat luka tersebut, namun lama-lama ia sering menggaruknya dan merasa tidak nyaman. Anda yang melihatnya tentu merasa kasihan. Penyakit kulit yang dialami si Kecil dengan gejala luka melepuh dan memerah tersebut adalah impetigo. Impetigo menjadi salah satu penyakit kulit yang kerap menyerang si Kecil.
Definisi
Impetigo merupakan jenis infeksi kulit yang ditandai dengan luka merah yang terdapat di sekitar wajah dan mulut, sangat menular, dan biasanya terjadi di usia anak-anak. Meskipun sering dijumpai pada wajah, infeksi kulit ini bisa juga terjadi pada bagian tubuh lain, misalnya di pantat, paha, perut, dan sebagainya yang dipicu gigitan serangga atau luka sayatan. Impetigo terjadi akibat infeksi pada kulit oleh streptokokus atau stafilokokus.
Meskipun tidak termasuk sebagai masalah kulit yang serius, Anda tak boleh menyepelekan jika ini terjadi pada si Kecil. Anak-anak usia 2 hingga 6 tahun rentan mengalaminya karena sistem kekebalan tubuhnya yang belum optimal. Terlebih, karena termasuk jenis penyakit kulit yang menular, anak mudah tertular dari temannya. Setiap hari si Kecil bermain bersama teman-temannya yang mungkin saja tengah mengalami impetigo. Saat bermain bersama teman-temannya yang kebetulan terkena impetigo kemudian bersentuhan, si Kecil berisiko mengalaminya.
Untuk menghindarkan si Kecil dari impetigo, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, yakni:
- Biasakan mencuci tangan usai beraktivitas
Ajari si Kecil untuk mencuci tangan secara teratur setiap usai melakukan aktivitas, misalnya usai bermain. Hal ini akan menghindarkannya dari paparan kuman.
- Hindarkan kontak langsung dengan penderita
Karena impetigo sangat menular, sebaiknya jauhkan anak dari temannya yang kebetulan sedang terserang impetigo.
- Tidak berbagi perlengkapan dengan penderita
Ketika mendapati salah satu anggota keluarga atau teman si Kecil terkena impetigo, sebaiknya tidak berbagi perlengkapan dengannya, misalnya peralatan makan, alat bermain, dan peralatan mandi.
- Jangan menggaruk luka
Jika si Kecil terlanjur terserang impetigo, beritahu untuk tidak sering menggaruk lukanya. Hal ini bisa membuat impetigo lebih parah dan menimbulkan luka baru di bagian tubuh lainnya.
Segera periksakan ke dokter apabila Anda melihat gejala impetigo pada anak. Semoga sharing diatas bermanfaat ya, Mam.
Baca juga:







