IbudanMama

Stimulasi Kognitif untuk Batita

Semua orang tua pasti menginginkan anaknya tumbuh menjadi anak yang cerdas. Berikan stimulasi kognitif kepada anak semenjak usianya masih dini untuk mendukung intelektualnya.

Orang tua memiliki peranan penting dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak. Kemampuan kognitif ini dikendalikan oleh otak sehingga kerap dihubungkan dengan kecerdasan. Proses kognitif pada dasarnya adalah sebuah proses dimana manusia akan mengenal dunianya. Hal ini berhubungan dengan proses berpikir, belajar, mengingat, menangkap, dan memahami. Sementara itu, berdasarkan pendapat Jean Peaget, seorang ahli biologi dan psikologi dari Swiss, mengatakan bahwa perkembangan kognitif berkaitan dengan kemampuan motorik, berbahasa, kemandirian, dan sosial anak.

Masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa kecerdasan anak merupakan warisan dari orang tuanya. Namun, hal ini tak lantas menjadi alasan untuk tidak mengoptimalkan intelektualnya. Cara yang dapat orang tua lakukan dalam mengoptimalkan intelektual atau kognitif anak adalah dengan rajin memberikan stimulasi. Banyak stimulasi sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mendukung perkembangan kognitif anak. Berikut ini beberapa contoh stimulasi tersebut:

  1. Rajin membacakan buku
    Membacakan buku untuk si Kecil sangat baik bagi perkembangan kognitifnya. Pilih buku cerita anak dengan gambar mencolok yang akan menarik perhatiannya. Lakukan dengan menarik supaya membuatnya antusias. Jika rutin dilakukan, perbendaharaan kosa kata anak akan semakin bertambah. Ia pun akan mengenal benda atau makhluk hidup di sekitarnya melalui gambar dalam buku cerita, misalnya berbagai jenis binatang.
  1. Mengajak anak berbicara
    Jangan malas untuk mengajak si Kecil berbicara meskipun terkadang ia belum mengerti maksud ucapan Anda. Cara ini akan merangsang keterampilan berbicara anak sekaligus memberikan banyak informasi yang belum diketahuinya. Sebagai contoh, Anda mengajaknya mengobrol mengenai sepeda barunya yang berwarna hijau dan berbunyi.
  1. Menanggapi celotehan anak
    Meski celotehan anak masih sulit dimengerti, jangan malas untuk menanggapinya. Hal ini akan mengasah keterampilan anak dalam berbahasa. Tidak ada salahnya Anda mengoreksi ucapannya yang belum jelas supaya kemampuan berbicara dan bahasanya terus berkembang.
  1. Kesempatan bereksplorasi
    Si Kecil yang kini masih batita sudah menunjukkan keingintahuannya yang besar terhadap sesuatu. Sebaiknya Anda mendukungnya dengan memberikan kesempatan padanya untuk bereksplorasi. Ciptakan lingkungan bermain yang dapat mendukung perkembangan kognitifnya. Sebagai contoh menyediakan mainan, seperti bola warna-warni, play doh, lego, dan puzzle.
  1. Bernyanyi dan menggerakkan tubuh
    Ajak si Kecil bernyanyi lagu anak-anak, seperti Balonku Ada 5, Burung Kakak Tua, Naik Kereta Api, dan sebagainya. Lakukan dengan riang dan latih anak menggerakkan tubuhnya sesuai dengan lagu. Hal ini akan mengembangkan sensitivitas indra pendengar, memori, sekaligus keterampilan berbicara.

Semoga bermanfaat.

 

 

Baca juga: