Orang tua mana pun akan bangga memiliki anak yang cerdas. Tahukah Anda bahwa kecerdasan si Kecil juga dipengaruhi oleh pola asuh yang diterapkan orang tuanya?
Sudah menjadi tugas orang tua dalam mengasuh dan membesarkan anak-anaknya. Pola asuh yang tepat akan menunjang kecerdasan anak. Sayangnya, masih banyak orang tua yang tidak menyadari hal ini.
Dalam kehidupan sehari-hari, tak jarang Ibu merasa kesal ketika si Kecil bermain di luar rumah, bermain air, atau bajunya kotor karena bermain tanah. Lantas, kalimat “jangan main ini dan itu” pun acap dilontarkan kepada si Kecil. Tak hanya itu, banyak orang tua yang lebih senang ketika anaknya anteng di rumah daripada bermain di luar rumah bersama teman-temannya. Padahal, otak si Kecil tidak akan berkembang dengan baik jika orang tua sering melarangnya melakukan sesuatu.
Jika ingin memiliki anak yang cerdas, beberapa pola asuh berikut ini dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kecerdasan si Kecil:
- Dukung anak bersosialisasi
Anak-anak berusia balita senang bermain bersama teman-temannya. Banyak pengalaman yang akan diperoleh si Kecil saat berinteraksi dengan orang lain. Ia akan belajar berbagi dengan teman, belajar menyelesaikan masalah, dan juga menjalin hubungan baik dengan orang lain. Semua ini memberikan dampak positif dalam mendukung kecerdasannya.
- Stimulasi yang tepat
Memberikan stimulasi memang sangat dibutuhkan dalam mendukung kecerdasan anak. Tentu saja, stimulasi yang diberikan harus disesuaikan dengan usia dan kemampuan si Kecil. Masih banyak orang tua yang terjebak memberikan stimulasi yang tidak sesuai hanya karena ingin anaknya cepat pintar, misalnya mengajari calistung di usia masih dini.
- Sering membacakannya buku
Banyak pengetahuan yang akan diketahui si Kecil dari buku. Kebiasaan membacakan cerita atau mendongeng sejak usia si Kecil masih balita akan menunjang kecerdasannya. Libatkan si Kecil dalam menunjuk gambar-gambar pada buku cerita yang Anda baca. Berikan pertanyaan yang berkaitan denga gambar tersebut. Setelah selesai membacakan cerita, minta si Kecil untuk bercerita apa yang Anda bacakan. Hal ini baik untuk daya ingat dan kecerdasannya.
- Ajak mengeksplorasi lingkungan
Kenalkan si Kecil dengan lingkungan sekitar. Aktivitas di luar rumah, seperti berkebun, jalan-jalan ke alam bebas dan menikmati pemandangan, memanen buah, sangat baik untuk perkembangan otak si Kecil. Orang tua sebaiknya tidak takut si Kecil kotor saat mengajaknya bermain di luar rumah dan mengeksplorasi lingkungan.
- Dukung bakat anak
Mungkin saja si Kecil memiliki minat yang besar pada musik. Orang tua sebaiknya memberinya kesempatan untuk mengembangkan bakat yang dimilikinya, misalnya dengan memberinya kesempatan melakukan hobi musiknya, mengikutkannya dalam kursus-kursus, mengajaknya melihat pertunjukan musik, dan sebagainya.
Semoga bermanfaat.
Baca juga: