IbudanMama

Agar Balita Tidak Poop di Celana

Si Kecil yang kini sudah duduk di bangku Taman Kanak-kanak semakin besar dan pintar. Namun, beberapa kali terjadi insiden yang cukup membuat Anda resah, yakni si Kecil masih poop di celananya. Anda pun dibuat bingung mencari cara supaya si Kecil tak lagi poop di celananya, karena usianya tak lagi batita.

Tak terasa, usia si Kecil sudah semakin bertambah dan kini sudah duduk di Taman Kanak-kanak. Ia pun semakin pintar, cerewet, dan keingintahuannya besar. Tak ayal, Anda begitu bangga melihat perkembangannya.

Namun, suatu hari Anda dibuat resah oleh insiden yang terjadi, yakni si Kecil buang air besar atau poop di celananya. Bukan hanya sekali atau 2 kali, tapi sudah berkali-kali terjadi sehingga membuat Anda bingung menghadapinya. Insiden buang air besar di celana yang dialami oleh si Kecil memang cukup merepotkan jika dibandingkan dengan buang air kecil. Terlebih jika kejadian ini dialami saat tengah mengajaknya bepergian. Apalagi jika Anda tidak membawa celana ganti untuknya. Memang, Anda bisa memakaikan diapers untuk mengantisipasi hal ini terjadi, meskipun usia anak tak lagi tepat dipakaikan. Namun, tetap saja bau poop akan tercium kemana-mana.

Kebiasaan poop di celana yang masih terjadi ketika usia anak menginjak 5 tahun atau lebih memang sebaiknya tidak dibiarkan. Anda harus mencari cara untuk menghentikan kebiasaan si Kecil ini. Yuk, simak tips berikut yang dapat Anda lakukan.

  1. Penjelasan melalui cerita
    Bacakan sebuah buku cerita yang di dalamnya berisi pesan kepada anak untuk buang air kecil dan buang air besar ke toilet. Pilihkan tokoh-tokoh kartun atau cerita binatang yang disukainya dan ceritakan dengan menarik supaya si Kecil senang dan memahami isinya. Anda dapat menirukan gaya tokoh dalam cerita ketika sakit perut dan harus buru-buru ke toilet untuk poop.
  1. Kenalkan tanda-tandanya
    Si Kecil yang masih sering poop di celana bisa jadi karena belum dapat mengenali tanda-tanda saat dirinya ingin buang air besar. Baru bilang, ternyata ia sudah terlanjur mengotori celana dan tidak sempat lari ke toilet.
  1. Toilet training
    Anda yang sudah mengenali tanda-tanda si Kecil ingin poop, bisa segera mengajaknya ke toilet. Buat suasana di toilet menyenangkan, yakni toilet yang bersih dan wangi, dudukan closet (potty seat) yang lucu dengan gambar kartun kesukaannya, dan lain-lain.
  1. Berikan pujian
    Berikan motivasi kepada si Kecil saat sudah mulai terbiasa poop ke toilet, sehingga membuatnya senang dan tidak poop di celana lagi.

 

 

Baca juga: