Bolehkah Mengajak Balita Nonton di Bioskop?

Bioskop menjadi tempat yang masih asing bagi balita. Suasana yang gelap dan suara film yang keras acap membuatnya tak nyaman dan tak betah berada di bioskop.

Bagi penggemar film, bioskop menjadi tempat favorit yang rutin dikunjungi setiap minggu. Pemutaran film-film baru di bioskop tak pernah dilewatkan. Namun, setelah menjadi seorang Ibu, hal ini tak bisa sering dilakukan kapan saja Anda mau. Ada si Kecil yang kini tak bisa ditinggal-tinggal nonton atau diajak bepergian terlalu lama untuk sekadar menonton film di bioskop.

Banyak orang tua yang mulai mengenalkan anaknya menonton bioskop ketika berusia balita. Mereka mengajak balita ke bioskop untuk menonton film kegemaran sendiri maupun film anak-anak yang dipilihkan untuknya. Tunggu dulu, meski sudah balita, mereka memiliki kesiapannya sendiri untuk diajak menonton film di bioskop. Biasanya, anak-anak usia balita sudah mulai memahami jalan cerita sederhana. Namun, Ibu sebaiknya juga tidak memaksa mengajak si Kecil nonton bioskop jika belum bisa duduk tenang dan fokus pada film anak yang dipilihkan untuknya.

Sebelum mengajak balita menonton film di bioskop, orang tua sebaiknya juga memperhatikan dampaknya bagi anak. Beberapa dampak negatif bisa saja dialami balita ketika diajak nonton film di bioskop, seperti:

  • Gelap
    Suasana yang gelap dan tak bisa leluasa bergerak saat menonton di bioskop bisa membuat si Kecil takut dan tidak betah sehingga berujung rewel.
  • Suara yang bising
    Film-film di bioskop biasanya diputar dengan suara yang keras. Bagi balita, hal ini seringkali mengganggu dan membuatnya kaget hingga tak tenang saat menonton. Suara bising dari film yang diputar juga bisa mengganggu pendengaran balita. Anak-anak, terutama bayi dan balita pendengarannya masih rentan terhadap suara bising dan dapat membuat mereka mengalami kelelahan koklea (rumah siput). Oleh karena itu, hindari mengajak si Kecil ke tempat keramaian dan juga bioskop terlalu lama.
  • Film yang tak sesuai untuk anak
    Demi menuruti hobi orang tuanya, si Kecil acap diajak ke bioskop untuk menonton film yang bukan untuk anak-anak. Padahal, tontonan tersebut terkadang penuh dengan adegan yang tak semestinya dilihat oleh si Kecil yang masih balita, seperti film action yang sarat dengan kekerasan, seperti saling menembak dan berkelahi. Hal ini bisa membuat si Kecil ketakutan atau meniru adegan tersebut dalam kehidupan nyata.

Sebaiknya orang tua menunggu sampai si Kecil siap untuk diajak menonton film ke bioskop. Hal ini dapat terlihat dari kebiasaannya saat menonton di rumah, misalnya sudah bisa fokus menonton kartun hingga habis dan tidak mengalihkan perhatiannya pada mainan serta sudah bisa duduk diam untuk mengikuti jalan cerita film yang dilihatnya. Saat mengajak si Kecil menonton film di bioskop, pastikan film tersebut memang sesuai untuk si Kecil.

 

 

Baca juga:

Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.

Related Posts

Comments :