4 Tips Agar Ayah Lebih Dekat Dengan Anak Lelakinya

Tak hanya menjadi tugas seorang Ibu untuk mengasuh si Kecil setiap saat. Penting sekali peran Ayah untuk terlibat dalam pengasuhan seorang anak, meskipun Ayah tak bisa bersamanya dalam waktu yang lama karena kesibukan bekerja di luar rumah, bukan berarti tidak bisa dekat dengan si jagoan kecil. Luangkan waktu bersama anak laki-laki akan memperkuat bonding Ayah dengannya.

Banyak anak yang lebih dekat dengan mamanya karena jarang menghabiskan waktu bersama ayahnya. Ada Ayah yang hanya terlibat ketika Anda sudah kewalahan menasihati anak lelakinya, lalu kemudian bersikap tegas memarahinya. Hal ini justru akan membuat anak berpikiran bahwa sosok Ayah adalah laki-laki disiplin, tegas, dan kerap memarahinya. Lantas anak merasa takut dengan ayahnya dan akan lebih nyaman dengan mamanya. Tentu saja hal ini tak ingin terjadi padanya.

Dampak yang ditimbulkan apabila Ayah tidak terlibat dalam pengasuhan anak:

  • Anak menjadi pendiam dan pemurung
  • Penakut dan tidak tangguh
  • Tidak berani mengambil risiko
  • Rentan pergaulan bebas
  • Salah memilih pasangan hidup
  • Disorientasi seksual

Di sela-sela kesibukan atau di hari libur, lakukan bonding time bersama anak laki-laki. Bagi Ayah, menjalin kedekatan dengan anak laki-laki biasanya tidak terlalu sulit, lantaran banyak kesamaan dengannya. Berikut ini aktivitas bonding time yang dapat dilakukan.

  1. Libatkan anak pada aktivitas
    Saat hari libur, Ayah biasanya mencuci mobil, sepeda motor, menyirami taman, dan sebagainya. Untuk memperkuat bonding dengan si Kecil, manfaatkan dengan melibatkan anak pada aktivitas tersebut. Lakukan dengan meminta tolong menyalakan keran, mengambilkan lap, atau pun mengajaknya membantu mencuci mobil bersama. Aktivitas mencuci mobil bersama anak laki-laki ini bisa menjadi aktivitas yang seru dan menyenangkan di hari libur.  
  1. Mendekor dan merapikan kamar anak
    Mendekor dan merapikan kamar anak menjadi wujud perhatian terhadap anak lelaki. Dari kegiatan ini, si Kecil akan tahu bahwa sama seperti mamanya, Ayah juga begitu menyayanginya. Biarkan si Kecil melihat Ayah membersihkan kamar, merapikan kasur dan seprai, mengubah posisi meja dan kursi belajar, dan juga tempat tidur. Beri kesempatan kepada anak untuk memberikan pendapat mengenai dekorasi kamar yang diinginkannya. Hal ini sekaligus melatih anak untuk berani mengungkapkan pendapatnya.
  1. Memahami hobi anak
    Ayah sebaiknya mengetahui hobi anak, misalnya musik, membaca komik, bersepeda, nonton film, bertualang, dan sebagainya. Menemaninya saat menjalankan hobi tentu akan membuatnya merasa senang dan semakin akrab dengan Ayah. Luangkan waktu minimal sekali seminggu untuk menemani anak menjalankan hobinya.
  1. Bermain bersama
    Bermain adalah aktivitas yang sangat disukai anak-anak dan sudah menjadi kebutuhannya. Kapan pun saat Ayah memiliki waktu luang, dampingi anak bermain, seperti bermain puzzle, ular tangga, bermain sepak bola, dan sebagainya. Jika aktivitas bermain ini sering dilakukan, bonding Ayah dengannya akan semakin kuat. Anak pun akan selalu menantikan waktu untuk bermain bersama lagi.

Semoga ulasan diatas bermanfaat ya.

 

 

Baca juga:

Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.

Related Posts

Comments :