5 Cara Agar Si Kecil Berhenti Pakai Empeng

Mengisap adalah naluri alami yang biasa dimiliki Si Kecil. Hal seperti mengisap jempol empeng atau jari tangan bisa membuat Si Kecil merasa nyaman, dapat menjadi teman tidur dan bermain. Namun empeng tidak boleh digunakan secara terus menerus. Karena bisa menimbulkan gangguan pada gigi dan mulut seperti maloklisi (kelainan susunan gigi). Bagaimana cara agar Si Kecil berhenti pakai empeng? Simak 5 caranya dibawah ini!

Tentukan waktu

Menghentikan kebiasaan penggunaan empeng Si Kecil memang bukan hal yang mudah. Mam bisa memulainya dengan menentukan waktu kapan Si Kecil harus berhenti memakai empeng. Terutama bila Si Kecil sudah berusia 2 tahun dan akan memasuki usia prasekolah. Setelah lewat 3 tahun bila kebiasaan ini diteruskan maka Si Kecil akan berisiko mengalami kesulitan mengunyah atau bicara. Jangan takut bila Si Kecil meraung dan menangis meminta empengnya kembali. Temukan sumber kenyamanan lain untuknya.

Bantuan boneka

Sama seperti orang dewasa, Si Kecil perlu dipersiapkan emosi dan psikologisnya untuk menghadapi perubahan. Katakan pada Si Kecil agar dia mau berusaha meninggalkan empeng. Setelah dia setuju, Mam bisa membelikan boneka Teddy Bear atau boneka kain yang bisa dibongkar dan dijahit. Ajak Si Kecil untuk ikut membongkar boneka itu dan memasukkan empeng ke dalamnya. Setelah itu jahit kembali dan biarkan boneka itu jadi kenang-kenangan untuk Si Kecil karena ada empeng kesayangannya di dalamnya.

Batasi pemakaian

Mam dapat membatasi penggunaan empeng Si Kecil secara perlahan. Bisa dimulai dengan larangan menggunakan empeng ketika berada di luar rumah. Tidak harus memberikan penjelasan yang panjang atau berlebihan. Mam hanya perlu mengatakan ”Empang tidak boleh ikut keluar rumah”. Di tahap selanjutnya, Mam bisa meningkatkan batasan tersebut dengan mengatakan ”Empang hanya boleh digunakan di tempat tidur”. Di tahap berikutnya Mam bisa lebih meningkatkan lagi batasan tersebut sampai akhirnya Si Kecil benar-benar lepas dari empeng.

Katakan degan tegas

Mam bisa mengatakan pada Si Kecil agar menghentikan kebiasaannya dan tidak menggunakan trik apapun. Tapi jangan menggunakan cara menghukum Si Kecil ya Mam untuk membuatnya berhenti. Wajar bila Si Kecil akan sulit tidur atau merasa kehilangan di beberapa hari pertama. Tapi setelah beberapa hari berlalu seharusnya Si Kecil sudah mulai bisa meninggalkan ketergantungannya.

Buang empeng

Bantu Si Kecil memutuskan ke mana akan membuang empeng saat selesai digunakan. Apakah diletakkan begitu saja, dibuang di tempat sampah, kantong plastik atau tempat lain. Semangati Si Kecil bila dia masih kesulitan melepaskan ketergantungannya dengan empeng. Katakan bahwa Mam bangga dengan progress dan perkembangan yang terjadi padanya.

Mengisap empeng memang lebih baik bila dibandingkan dengan mengisap jari untuk memenuhi kebutuhan di fase oral bayi. Namun kebiasaan ini tidak boleh dilanjutkan terus menerus. Semakin lama Si Kecil terbiasa menggunakan empeng, akan semakin sulit menghentikan. Sapih Si Kecil dari empeng secara perlahan dan bertahap. Selamat mencoba Mam!

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :