5 Ide Kreatif untuk Memberikan Hukuman pada Si Kecil

Mam, menjadi orang tua memang menyenangkan, namun terkadang juga membuat kesal. Ketika menginjak usia balita atau sekitar 2-4 tahun, anak-anak biasanya menjadi lebih aktif dan mulai menunjukkan sisi-sisi kenakalannya. Mam, memang sudah menjadi kewajiban bagi orang tua untuk mengajarkan hal yang benar pada anak. Namun banyak sekali pandangan yang salah dalam mengajarkan kedisiplinan pada anak. Tidak sedikit orang tua yang secara sengaja dan tidak sengaja memberikan hukuman pada anak menggunakan hukuman fisik.

Mam, hukuman pada anak tidak selamanya harus keras, atau dapat membuat anak Anda merasa buruk. Daripada seperti itu, Mam bisa mencoba beberapa ide hukuman yang menarik dan dapat membantu anak Anda untuk memahami pentingnya apa yang diajarkan oleh orang tua kepadanya. Berikut caranya :

Times-Ins

Jika anak Mam melakukan suatu kesalahan , cobalah untuk menghukumnya dengan teknik Times-ins. Caranya mudah, Mam hanya perlu menempatkan anak Anda pada suatu ruangan yang disebut dengan ‘time-out corner’ atau berupa ‘naugthy chair’. Setelah sang anak ditempatkan pada lokasi tersebut, Mam harus membuatnya menunggu disana selama beberapa menit setelah Ia melakukan kesalahannya. Selama berada di daerah hukuman, jangan lupa untuk memberikan beberapa tugas yang harus diselesaikannya. Tugas tersebut haruslah merupakan tugas yang pantas dan menarik. Tugas-tugasnya dapat berupa mempelajari alphabet, mewarnai gambar, ataupun lainnya. Selain menerima hukuman, sang Anak juga mendapatkan sesuatu yang berguna dan dapat meningkatkan kreatifitasnya.

Kotak Hukuman

Duduklah beberapa jam bersama anak Mam dan buatlah sebuah kotak hukuman. Pertama, Mam bisa membuat daftar hukuman yang sudah didiskusikan dan disetujui oleh anak Anda. Setelah itu, tulislah semua hukuman tersebut dalam beberapa lembar kertas kecil dan simpan di dalam kotak tersebut (misalnya kardus sepatu). Mam juga bisa memberikan dekorasi pada pada kotak tersebut dengan menambahkan sebuah tanda ‘berbahaya’ dan berikan nama ‘kotak hukuman’.

Setiap anak Mam melakukan kesalahan, mintalah sang anak untuk mengambil sendiri kertas hukuman yang ada di dalam kotak dan hukuman tersebutlah yang akan diterima olehnya. Persetujuan hukuman yang dilakukan oleh Mam dan si kecil bisa berupa apa saja, misalnya tidak boleh menonton tv, atau no video game, atau waktu belajar yang ditambah dan juga lainnya. Mam bisa juga menempatkan satu lembar kertas yang berisi ‘bebas hukuman’ , sehingga dalam kotak tersebut tidak hanya berisi hukuman dan bisa juga membuat anak Mam merasa beruntung karena lolos dari hukuman. Menyenangkan,bukan Mam?

More sleep, less play

Ketika orang dewasa berharap bisa memiliki banyak wkatu untuk tidur, anak-anak sangat benci apabila disuruh untuk pergi tidur. Anak-anak lebih senang untuk bermain sepanjang waktu dibandingkan dengan pergi tidur, gunakan kesempatan itu sebagai salah satu alternatif hukuman yang bisa Mam lakukan. Caranya mudah, ketika Ia melakukan kesalahan, hukum anak Mam dengan menyuruhnya tidur dengan lebih cepat dari biasanya. Seberapa cepat waktu tidurnya dapat disesuaikan dengan berapa lama waktu hukuman yang akan Mam berikan padanya.

Memegang Lidah

Mam, terkadang anak tiba-tiba mengeluarkan kata-kata kasar, padahal Anda tidak pernah mengajarinya untuk berkata seperti itu. Ketika anak Anda melakukan kesalahan ini, Mam bisa menghukumnya dengan cara menyuruh dia untuk memegangi lidahnya selama beberapa waktu. Mintalah ia untuk mengeluarkan lidahnya dan kemudian memeganginya dengan jarinya selama selama beberapa menit.

Mengerjakan tugas

Hukuman ini biasanya dilakukan ketika anak Mam tidak begitu suka mengerjakan tugas dari sekolah secara baik. Daripada Mam harus mengomelinya ketika ia melakukan kesalahan, lebih baik Anda menghukumnya dengan cara menyuruh dia untuk mengerjakan tugas-tugas sekolahnya. Selain memiliki efek positif, hukuman ini juga dapat membangun dirinya sendiri.

Nah, Mam, apakah Anda menghukum anak-anak Anda dengan cara yang kreatif ? itulah beberapa ide kreatif yang bisa Mam lakukan untuk memberikan ganjaran pada anak Mam. Semoga bermanfaat ya, Mam !

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :