Kanker tak hanya menyerang orang dewasa, anak-anak pun bisa mengalaminya. Jika anak menderita kanker, sebaiknya orang tua bijak dalam menyikapinya.
Diagnosis kanker yang dialami anak memang akan membuat orang tua sedih dan terpuruk. Bahkan, seolah tak bisa menerima kenyataan tersebut. Kesedihan tersebut tentu saja tak boleh dibiarkan terus berlarut-larut. Anda kini harus terus mendukung dan mendampingi anak dalam melawan penyakitnya.
Kanker memang menjadi penyakit yang masih menakutkan bagi masyarakat. Namun, kanker pada anak yang terdeteksi semenjak dini dan segera dilakukan penanganan dan pengobatan masih bisa disembuhkan. Beberapa kanker yang sering terjadi pada usia anak, seperti leukimia, retinoblastoma, kanker tulang, kanker ginjal, dan tumor otak.
Selain mendampingi dan membantu mengatasi penyakit yang dialami anak supaya bisa sembuh, orang tua juga memiliki tugas membantu anak untuk tetap bersikap normal sesuai dengan usianya. Tak perlu overprotektif dan melindungi anak secara berlebihan karena akan membuatnya merasa berbeda dengan anak-anak di sekitarnya. Proteksi yang berlebihan dari orang tua justru dapat membuat anak merasa tidak nyaman yang bisa memperburuk kondisinya. Ada beberapa tips yang dapat membantu orang tua dalam menyikapi kanker yang dialami oleh anaknya, seperti:
- Jujur kepada anak mengenai penyakit yang dideritanya
Meskipun usianya masih kecil, anak berhak mengetahui penyakitnya. Anak yang mengetahui kondisi sebenarnya mengenai penyakitnya akan lebih mudah saat diajak bekerjasama untuk melakukan pengobatan terkait dengan kanker yang dialaminya. Dengan memberitahunya, anak juga akan terhindar dari stres dan perasaan bersalah karena penyakit yang dideritanya.
- Jelaskan dengan kalimat yang mudah dimengerti
Pilih kata dan kalimat yang mudah dimengerti anak untuk menjelaskan kanker yang dialaminya. Penjelasan orang tua ini akan berpengaruh positif bagi mental anak, tidak membuatnya berpikiran negatif, dan dihantui rasa takut karena penyakitnya. Penjelasan mengenai gejala kanker yang dialaminya juga akan membuat mereka lebih siap dan tidak kaget ketika mengalaminya.
- Perbanyak pengetahuan
Orang tua sebaiknya memperbanyak informasi mengenai kanker yang dialami oleh anak dari berbagai sumber, seperti dokter, buku, internet, majalah, dan juga berbagi pengalaman merawat anak penderita kanker dengan orang tua lain.
- Membuat anak merasa senang dan gembira
Ciptakan rasa senang dan gembira pada anak dengan mendukung minatnya dan menciptakan suasana yang hangat dalam keluarga. Latih anak agar bersemangat dalam menjalani kehidupan dan berikan motivasi untuk meraih masa depannya.
- Bijak mengelola emosi
Rasa lelah terhadap rutinitas terkadang membuat emosi menjadi tidak stabil. Hindari bersikap marah, membentak, dan berkata negatif karena dapat memperburuk mentalnya.
Selain berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan pengobatan kepada si Kecil, jangan lupa untuk tetap berdoa kepada Tuhan agar si Kecil diberi kesembuhan. Semoga tips diatas bermanfaat ya, Mam.
Baca juga:







