IbudanMama

4 Manfaat Anak Belajar Mental Aritmatika

Ibu tentu tak asing dengan sempoa. Sempoa pada dasarnya adalah alat berhitung kuno yang terbuat dari rangka kayu dengan beberapa deret poros berisi manik-manik yang dapat digeser-geser. Sempoa bisa digunakan untuk menghitung operasi aritmatika, yakni penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan juga akar kuadrat.

Berbagai kursus sempoa untuk anak saat ini menjamur di berbagai kota besar di Indonesia. Jika anak sering merasa kesulitan dalam berhitung, berbagai kursus sempoa tersebut menawarkan kemudahan berhitung. Pada awalnya, anak akan menggeser manik-manik sempoa secara konkret untuk belajar berhitung, misalnya penjumlahan dan perkalian. Namun, lama-lama setelah mahir, anak tak perlu kehadiran alat tersebut dan bisa membayangkannya saja dalam pikirannya. Konsep belajar berhitung seperti ini kemudian dikenal dengan istilah mental aritmatika.

Mental aritmatika jika dilihat dari bahasanya terdiri dari dua kata, yakni mental dan aritmatika. Aritmatika merupakan suatu dasar bagi seseorang dalam berhitung, alat bantunya adalah sempoa. Sedangkan mental adalah memindahkan sempoa ke otak sehingga bisa membuat seseorang berhitung lebih cepat tanpa alat.

Ada beberapa manfaat belajar mental aritmatika untuk anak, yakni sebagai berikut:

Sebagai orang tua, tentu Anda harus bijak dalam mengenalkan sempoa dan mental aritmatika untuk anak. Mental aritmatika bisa dikenalkan kepada anak-anak usia SD. Jika tidak dapat mengikutkan anak dalam berbagai kursus berkonsep mental aritmatika, Anda dapat membeli beberapa buku sempoa dan mental aritmatika, lalu mempelajarinya di rumah bersama anak.

 

 

Baca juga: