Homeschooling untuk Anak

Sudah menjadi kewajiban setiap orang tua untuk memberikan pendidikan yang berkualitas untuk anak. Selain pendidikan formal, homeschooling kini sudah banyak diterapkan oleh orang tua untuk anaknya.

Pendidikan merupakan investasi bagi masa depan si Kecil. Tak ayal, orang tua berupaya memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anaknya. Salah satu bentuk pendidikan yang sudah tak asing lagi bagi masyarakat akhir-akhir ini adalah homeschooling.

Definisi
Homeschooling menitikberatkan pendidikan pada keluarga. Sekolah rumah, pendidikan rumah, dan juga belajar berbasis rumah merupakan istilah yang juga akrab untuk menyebut homeschooling ini. Berdasarkan namanya, bentuk pendidikan ini menjadikan rumah sebagai ruang kelas untuk belajar anak.

Peran orang tua sangat besar dalam pelaksanaan homeschooling. Orang tua secara aktif mendampingi dan memberikan fasilitas untuk belajar anak. Orang tua dapat memberikan contoh keterampilan yang positif dan penting untuk anak dengan mengikuti minatnya. Pada homeschooling, aktivitas sehari-hari yang dilakukan anak merupakan sumber pembelajaran. Untuk menerapkan homeschooling pada anak, orang tua dapat menjadi tutor sendiri maupun memanggil tutor dari lembaga homeschooling yang profesional.

Kelebihan 

  • Menghindarkan anak dari pengaruh buruk lingkungan.
  • Pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan anak.
  • Peluang besar dalam memajukan kemandirian dan kreativitas anak
  • Anak akan lebih siap terjun di dunia nyata.

Kekurangan

  • Rendahnya keterampilan sosialisasi anak dengan teman sebayanya.
  • Risiko kurangnya kemampuan bekerja sama dalam tim.

Bagaimana tips menerapkan homeschooling pada anak?

  • Dimulai sejak usia preschool
    Jika Anda ingin menerapkan homeschooling pada anak, coba mulai dari usia preschool. Pada usia ini, orang tua dapat membentuk anak dengan baik. Pada masa ini, orang tua juga masih mudah dalam mengetahui minat anak, mengarahkan, dan mengembangkan potensi yang dimilikinya.
  • Mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang homeschooling
    Untuk menerapkan homeschooling, orang tua sebaiknya rajin mencari informasi. Bisa dari internet, mengikuti milis-milis homeschooling, dari buku-buku homeschooling, dan juga tak sungkan berbagi pengalaman dengan keluarga yang sudah merapkan homeschooling. Dari sana, banyak pengalaman baru yang akan orang tua dapatkan dalam menerapkan pembelajaran yang sesuai untuk si Kecil.
  • Mau belajar
    Dengan menerapkan sekolah di rumah untuk anak, berarti orang tua tak boleh malas dalam belajar. Di zaman yang serba modern seperti saat ini, Anda dengan mudah mendapatkan informasi dan sumber pembelajaran dari internet. Cari tahu berbagai materi, metode belajar menyenangkan, dan juga media belajar yang dapat diterapkan untuk anak. Pelajari kembali materi belajar sesuai dengan usia anak, misalnya berhitung, bahasa, dan juga sains.

Semoga bermanfaat.

 

 

Baca juga:

Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.

Related Posts

Comments :