Anak-anak rentan memiliki kutu rambut. Selain menimbulkan gatal di kulit kepalanya, memiliki kutu rambut juga menurunkan rasa percaya diri anak.
Jika suatu hari Anda melihat si Kecil sering garuk-garuk kepala dan merasa tak nyaman, patut dicurigai ia memiliki kutu rambut. Sebaiknya, Anda segera memeriksa rambut si Kecil untuk memastikan adakah kutu di sana. Jika si Kecil memiliki kutu rambut, Anda akan menemukan telur kutu berwarna putih dan sangat kecil yang menempel di rambutnya. Selain itu, kutu yang sebenarnya sebesar biji wijen pun juga akan bersarang di rambutnya.
Kutu rambut ini dapat berpindah-pindah dari satu kepala ke kepala lainnya melalui kontak langsung. Si Kecil yang sedang hobi bermain bersama teman-temannya lebih rentan mengalaminya. Saat bermain dengan temannya, anak bisa bermain apa saja yang memungkinkannya tertular kutu rambut.
Gejala utama anak yang memiliki kutu rambut adalah gatal-gatal di kulit kepalanya. Sebenarnya, rasa gatal yang dialami oleh anak di kulit kepala ini bukan karena gigitan kutu rambut, melainkan sebagai bentuk alergi terhadap kutu rambut tersebut.
Dampak kutu rambut pada anak
Beberapa hal berikut ini dapat dialami oleh anak karena kutu rambut yang hinggap di rambutnya:
- Rewel
Si Kecil yang merasakan rambutnya gatal sering terlihat rewel. Ia kerap tidak nyenyak tidur di malam hari dan ingin terus menggaruk kepalanya, bahkan sampai menimbulkan luka di kulit kepalanya.
- Prestasi menurun
Si Kecil yang sudah duduk di bangku sekolah bisa terganggu karena rasa gatal yang diakibatkan kutu rambut di kepalanya. Hal ini membuatnya tidak fokus dalam mengikuti pelajaran dan membuat prestasinya turun.
- Tidak percaya diri
Tak jarang, telur-telur kutu terlihat menempel di rambut anak yang dapat dilihat oleh teman-temannya di sekolah. Hal ini membuatnya merasa malu dan tidak percaya diri. Terlebih jika teman-temannya sampai mengejeknya.
Pencegahan
- Orang tua sebaiknya rajin memeriksa rambut si Kecil sehingga dapat segera diketahui apabila memiliki kutu rambut.
- Menjaga kesehatan dan kebersihan rambut anak dengan rutin keramas 3 kali dalam 1 minggu.
- Pantau anak saat bermain dengan temannya, terutama yang memiliki kutu, yakni dengan memberitahunya untuk tidak berbagi sisir, topi, dan bantal.
Pengobatan
Ada beberapa pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengusir kutu rambut dari rambut anak, yakni sebagai berikut:
- Menggunakan bahan alami, yakni minyak kelapa atau cuka putih.
- Menggunakan obat kimia secara hati-hati dan jangan sampai mengenai mata anak.
- Menyisir rambut dalam keadaan basah dengan sisir halus secara rutin.
Baca juga:







28 Oct 2014
Penulis Dewi Novianingsih
1 Komentar











