Anak yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas tak boleh dibiarkan. Kondisi ini dapat memicu berbagai penyakit berbahaya bagi anak. Ajak ia aktif bergerak dan berolahraga untuk menurunkan berat badannya.
Anak dengan tubuh yang gemuk dan montok acap dianggap menggemaskan. Namun, anak yang gemuk belum tentu sehat. Anda perlu berhati-hati supaya berat badan anak tetap normal dan tidak mengalami obesitas. Berat badan anak dikatakan berlebih jika melebihi 20% dari berat normalnya. Sebagai contoh, berat badan normal anak umur 1 tahun adalah 9 kg. Namun, anak dengan berat badan berlebih di usia tersebut misalnya sudah memiliki berat badan 13 kg.
Definisi
Obesitas adalah kelebihan berat badan yang diakibatkan oleh penumpukan lemak di dalam tubuh. Penyebabnya adalah faktor pola makan, aktivitas fisik, dan keturunan. Tak dapat dipungkiri, kehidupan modern yang apa-apa serba menggunakan teknologi telah memanjakan manusia, tidak terkecuali anak-anak. Anak-anak malas bergerak karena banyak kebutuhan yang sudah tersedia di sekelilingnya. Hiburan asyik dan permainan dengan mudah didapatkan dari gadget yang bisa dimainkan sembari tiduran.
Banyak anak yang mengalami obesitas karena pola makan yang salah. Mereka gemar mengonsumsi makanan dengan karbohidrat dan lemak secara berlebihan, seperti permen, cokelat, junk food, minuman banyak mengandung gula, kue-kue manis, dan sebagainya. Anak dengan obesitas sebaiknya memperbaiki pola makan dengan menghindari berbagai makanan tersebut.
Selain itu, dengan aktif bergerak dan berolahraga secara rutin dapat membantu mengatasi obesitas pada anak. Berikut ini beberapa aktivitas fisik dan olahraga yang dapat diterapkan pada anak yang mengalami obesitas.
- Naik sepeda ke sekolah
Mungkin si Kecil terbiasa diantar jemput untuk pergi ke sekolah. Supaya tubuhnya aktif bergerak, tidak ada salahnya membiasakannya naik sepeda ke sekolah. Selain menyenangkan, bersepeda merupakan olahraga yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Gerakan tubuh ketika mengayuh sepeda membantu membakar kalori dengan baik. Tak hanya itu, bersepeda ternyata juga menyehatkan jantung dan menjadi pilihan olahraga penurun berat badan. Supaya anak semakin gemar bersepeda, orang tua dapat mendukungnya dengan bersepeda bersama di akhir pekan.
- Jalan kaki
Anda sebaiknya juga membiasakan anak untuk berjalan kaki. Olahraga murah ini dapat dilakukan kapan saja, misalnya saat pagi hari berangkat ke sekolah, pergi ke rumah teman, jalan-jalan ke pasar, dan lain-lain. Saat kebetulan mengajak anak pergi ke pusat perbelanjaan, hindari menggunakan eskalator dan biasakan berjalan menggunakan tangga supaya tubuhnya aktif bergerak.
- Permainan aktif
Untuk menjauhkan anak dari obesitas, orang tua sebaiknya mendorong anak untuk aktif bergerak dengan berbagai permainan aktif, seperti sepakbola, gobak sodor, petak umpet, dan sebagainya. Permainan aktif ini semakin seru dilakukan bersama teman-teman anak. Namun, Anda juga bisa bermain bersamanya saat di rumah.
Baca juga:







30 Oct 2014
Penulis Dewi Novianingsih
0 Komentar











