6 Kesalahan Orang Tua Mendidik Kedisiplinan pada Anak

Memiliki anak yang disiplin terhadap segala sesuatu memang membanggakan semua orang tua, namun untuk mendidik anak menjadi pribadi yang disiplin tidaklah mudah. Beberapa orang tua rela berperilaku keras pada anak mereka dengan alasan agar dapat mendisiplinkan anak mereka. Mam, mendisiplinkan anak bukan berarti Anda harus menghukum dan memakinya namun lebih mengarah ke bagaimana mengajarkan anak tentang pelajaran hidup. Berikut beberapa kesalahan Orang tua yang sering dilakukan dalam menanamkan kedisiplinan pada anak.

Terlalu Negatif

“Jangan memukul saudaramu!” atau “Jangan memegang ekor anjing itu!” atau “Tidak boleh ini” “Tidak boleh itu”  Jika pada beberapa hal Anda sering berkata seperti itu pada anak Anda, Anda telah melakukan kesalahan pertama. Mintalah anak Anda melakukan sesuatu yang Anda inginkan dengan cara yang lebih positif. Cobalah untuk mengatakan batasan tersebut dengan alasan yang jelas, misalnya dengan “Kita biasanya duduk di dalam bak mandi/bathup karena disana licin” bukan “Jangan berdiri di dalam bathup!” Ketika anak Anda sudah melakukan apa yang Anda minta, cobalah untuk memberikan pujian padanya, misalnya “Ibu suka dengan cara kamu duduk di sana” pujian tersebut dapat membangun tingkah laku baik dalam diri anak.

Berharap Berlebihan pada Anak

Ketika Anda sedang pergi ke rumah Ibadah bersama anak Anda, tiba-tiba anak Anda berteriak dan membuat gaduh di dalam rumah ibadah. Anda langsung memintanya untuk diam, dan berpikir mengapa dia tidak pernah mendengarkan saya berbicara?

Mam, anak-anak butuh waktu dan pengulangan untuk mempelajari bagaimana mengendalikan sikap mereka. Hal tersebut berarti Anda harus terus mengingatkan anak Anda dan berikan pengertian yang Anda maksud. Sepanjang waktu, mereka akan belajar bagaimana untuk bersikap. Kembalilah pada poin pertama, mintalah anak untuk melakukan sesuatu lengkap dengan alasan yang jelas, seperti “Nak, saat ini ibu tidak berteriak-teriak karena sedang berada di rumah ibadah”.

Orang Tua Mencontohkan Hal yang Oran Tua tidak Inginkan

Ketika anak Anda menjatuhkan sesuatu, Anda berteriak. Ketika ada seseorang yang tidak sengaja menabrak Anda, Anda menyebutnya dengan sesuatu kata atau nama yang kasar. Namun, ketika anak Anda melakukan hal serupa, Anda marah padanya. Mam, mintalah maaf kepada anak Anda ketika Anda tidak sengaja melakukan hal seperti itu. Terdapat efek boomerang pada sikap perilaku orang tua pada anak. Emosi memang sulit untuk dikendalikan, namun ketika Anda meminta maaf, Anda menunjukkan sikap bahwa Anda bertanggung jawab atas tindakan Anda.

Anda Menghalangi Anak Anda ketika Mereka Ingin  Bermain dengan Anda

Ketika Anda mendengar anak Anda berlarian bersama di dalam rumah dan tiba-tiba Anda berteriak untuk menghentikan mereka. Mam, hindari sikap seperti itu, anak-anak terkadang menjadi menyebalkan ketika Ia sedang mempelajari kemampuan baru. Jika bukan karena itu, mereka hanya ingin mencari perhatian dari Anda. Ketika anda menanggapi hal tersebut dengan lebih tenang atau bahkan Anda  tidak meresponnya sama sekali, mereka akan diam dengan sendirinya.

Orang Tua Hanya Bicara dan Tanpa Aksi

“Matikan tv, kali ini Ibu serius! ”  Anak Anda akan meneruskan tingkah laku buruknya ketika Anda memperingatkannya tanpa alasan yang jelas. Ajarkan anak Anda untuk mengikuti sebuah peraturan, jelaskan konsekuensinya jika Ia melanggar. Mulailah dengan cara memerintahnya untuk “tolong matikan lampunya sekarang dan kerjakan tugas sekolah kamu.” Jika Ia mengikuti perintah Anda, berterimakasilah padanya. Jika Tidak, Anda bisa memberikan sebuah konsekuensi pada nya seperti, “Ibu akan mematikan tv nya sekarang, hingga kamu menyelesaikan PR kamu. ”

Salah Menggunakan Waktu Hukuman pada Anak Anda

Ketika Anda mengurung selama beberapa jam setelah Ia bertengkar dengan saudaranya, Anda hanya membuat anak Anda kesal dan bukan merenung tentang kesalahannya. Menggunakan cara time-in  dan time-out ketika ingin mendisiplinkan anak Anda berarti Anda memberikan kesempatan pada anak Anda untuk menenangkan diri anak Anda, bukan menghukumnya. Memang beberapa anak dapat menanggapi hal ini dengan benar, namun tidak sedikit dari mereka yang menolak dan memberontak. Serta tidak mengajarkan anak Anda bagaimana untuk bersikap. Cobalah untuk duduk bersama anak, dan tunggu hingga ia tenang dan jelaskan dengan tenang mengapa tingkah laku seperti itu tidak baik.

Mam, itulah beberapa cara menanamkan disiplin yang salah pada anak Anda. Bagikan pengalaman mendidik anak Anda di kolom komentar, ya Mam! Semoga bermanfaat.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :