Muntah darah yang terjadi pada anak akan membuat orang tua khawatir. Apalagi sebelumnya anak tak pernah mengalaminya. Segera bawa si Kecil ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan memastikan kondisi kesehatannya.
Semua ibu pasti panik mendapati si Kecil muntah darah. Apalagi darah keluar dalam jumlah yang cukup banyak dan baru sekali terjadi padanya. Gejala muntah darah memang dapat menjadi indikasi adanya penyakit tertentu yang diderita oleh si Kecil. Pada anak-anak, muntah darah ini bisa terjadi sejak anak masih bayi. Sebaiknya orang tua waspada dan segera melakukan pemeriksaan jika si Kecil mengalaminya.
Muntah darah dalam istilah kedokteran dikenal dengan sebutan hematemesis, yakni adanya sejumlah darah yang keluar saat seseorang muntah. Darah yang keluar ini bisa berwarna hitam, merah terang, hingga cokelat tua. Muntah darah yang terjadi pada anak dapat disebabkan oleh beberapa hal, yakni sebagai berikut.
- Darah ibu yang tertelan oleh bayi
Pada minggu-minggu pertama bayi dilahirkan, bisa mengalami muntah darah. Hal ini disebabkan karena darah ibu tertelan oleh bayi selama proses persalinan berlangsung. Orang tua tak perlu cemas jika si Kecil terlihat baik-baik saja. Untuk memastikan bahwa darah tersebut darah ibunya, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan ke laboratorium.
- Mimisan
Mimisan pada anak bisa menjadi penyebab terjadinya muntah darah. Hal ini terjadi karena pembuluh darah di dalam lapisan hidung pecah dan tertelan. Selanjutnya, darah ini ikut keluar ketika anak muntah. Jika hal ini terjadi, sebaiknya orang tua tidak perlu panik. Periksa terlebih dahulu lubang hidung anak ketika muntah darah karena terkadang ibu tak mengetahui bahwa anak mengalami mimisan.
- Batuk yang keras
Batuk juga dapat menjadi penyebab anak muntah darah. Saat anak batuk dengan keras, pembuluh darah di pangkal mulutnya pecah kemudian tertelan dan membuatnya muntah darah.
- Infeksi
Bayi yang mengalami infeksi juga dapat mengalami muntah darah. Hal ini dapat terjadi karena mukosa lambung bayi mengalami erosi yang disebabkan oleh tingginya kadar hormon kortisol.
- Perdarahan mukosa lambung
Iritasi yang terjadi di mukosa lambung dapat menimbulkan luka. Apabila pembuluh darah di bawahnya terkikis, maka bisa terjadi perdarahan. Pada kasus ini, penderita biasanya akan merasa mual dan sakit perut di ulu hati. Penyebab terjadinya perdarahan ini adalah penggunaan obat-obatan atau konsumsi makanan yang memicu iritasi selaput lendir lambung.
- Kelainan darah
Penyakit kelainan darah yang dialami oleh anak, seperti kelainan perdarahan dan pembekuan darah juga dapat menjadi penyebab terjadinya muntah darah. Beberapa gejala yang menyertainya, seperti gusi yang mudah berdarah, pendarahan pada kulit yang terlihat bintik-bintik, dan tanda kemerahan pada kulit.
Semoga bermanfaat.
Baca juga:







