Apabila Anak Tidak Mau Sekolah – Masalah dan Solusinya

malas sekolah

Sikap anak terkadang membuat orangtua khawatir, apalagi saat dia tak mau sekolah. Penyebabnya bisa berasal dari dirinya sendiri atau dari luar, yakni lingkungannya. Orangtua harus mencari solusi untuk membuatnya mau sekolah lagi.

Anak-anak seringkali susah disuruh sekolah. Berbagai alasan ia ungkapkan supaya orangtua memakluminya untuk tidak sekolah. Ada yang beralasan sakit perut, pusing, dan lain-lain. Tak jarang, ibu pun memakluminya untuk sekali waktu. Namun, bagaimana jika ia tetap tak mau bersekolah terus-menerus hingga berhari-hari? Bahkan, sampai ia bilang “Aku tak mau sekolah lagi!” Tentu ibu harus mengetahui dengan pasti apa penyebabnya.

Sikap anak yang tiba-tiba tak mau bersekolah ini bisa datang kapan saja dan terjadi pada berbagai rentang usia, yakni anak-anak yang berusia balita dan masih duduk di bangku preschool dan anak-anak yang sudah bersekolah di sekolah dasar pun bisa mengalaminya. Memarahi anak dan memaksanya untuk tetap bersekolah tidak selalu membuatnya menurut. Tak ayal, hal ini seringkali membuat para orangtua kebingungan.

Sebenarnya, kasus anak tak mau bersekolah ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Penyebab ini bisa berasal dari dirinya sendiri (internal) dan dari luar dirinya (eksternal). Penyebab yang berasal dari diri anak, misalnya sakit, malas, atau karena lelah. Sementara itu, penyebab yang berasal dari luar dirinya, yakni lingkungannya, misalnya dijauhi teman, pelajaran sekolah yang sulit untuk diikuti, takut dengan seseorang, guru yang kurang jelas dalam menerangkan, dan lain-lain.

Pada anak-anak yang duduk di bangku SD, mereka juga sudah mendapatkan tekanan akademis yang terus meningkat seiring dengan kenaikan kelasnya. Apalagi di kelas 6, bertambah lagi tekanannya, yakni harus siap menghadapi ujian. Tak jarang hal ini membuat mereka merasa lelah karena harus belajar giat. Belum lagi masa-masa usia kelas 6 SD adalah masa puber bagi  mereka. Di masa puber ini membuat mereka mulai memperhatikan penampilan diri dan mengenal cinta monyet. Hal ini tentu juga bisa memecah konsentrasi anak hingga berujung pada tak mau sekolah.

Memang, tak mudah untuk membuat anak mau bersekolah lagi. Ibu harus sabar dan mencari solusi tepat untuk masalah ini. Terkadang, ibu membutuhkan bantuan orang lain untuk membuat anak mau bersekolah lagi. Tak perlu bersikap kasar kepadanya, karena bisa membuatnya semakin takut dan tak mau bersekolah lagi. Cara-cara dengan kelembutan dan perhatian mungkin lebih tepat dilakukan untuk membuatnya mau bersekolah. Solusi berikut ini mungkin bisa ibu lakukan saat anak tak mau bersekolah.

  • Dekati anak dan dengarkan keluh kesahnya
    Mendekati anak sambil mendengarkan keluhannya bisa ibu lakukan saat anak tak mau bersekolah. Dengan begitu, anak tidak merasa dipojokkan dan disalahkan oleh orangtuanya. Bisa jadi, penyebab ia tak mau sekolah adalah masalah yang serius dan bukan karena kesalahan anak. Jika ibu menyalahkan anak dan memarahinya, bisa membuatnya tertekan, bahkan merasa ibu tidak menyayanginya.
  • Ajak anak berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah
    Mengajak anak berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah yang tengah dihadapi bisa dicoba. Dengan berdiskusi ini diharapkan anak bisa jujur dengan masalah yang tengah dihadapinya dan menjadi penyebab ia tak mau bersekolah. Setelah mengetahui apa yang menjadi penyebabnya, ibu bersama anak bisa mencari solusinya. Diskusi dengan anak bisa dilakukan dengan cara yang santai, saat ia sedang melihat tv atau saat bermain di rumah. Ibu pun juga harus sabar dan tak perlu berdebat saat berdiskusi, dengarkan dulu penjelasan anak baru kemudian dicari solusinya bersama-sama.
  • Tanyakan cita-citanya
    Untuk memompa kembali motivasinya yang sedang menurun karena tak mau bersekolah, ibu bisa menanyakan mengenai cita-cita anak. “Kak, katanya cita-cita Kakak ingin jadi guru, kalau tidak mau sekolah gimana bisa, kan jadi guru harus punya ijazah tinggi.” Dengan mengingatkan anak akan cita-citanya, anak akan berpikir dan tersadar bahwa tanpa bersekolah ia tidak akan bisa mengejar cita-citanya. Ibu bisa pula memberikan ilustrasi atau contoh seorang guru, mungkin tetangga atau saudara yang kini menjadi guru karena pintar dan sekolah tinggi di universitas.
  • Melibatkan guru wali kelasnya
    Jika dengan nasihat anak tetap tak mau sekolah, bahkan sampai berhari-hari, sebaiknya segera menghubungi guru wali kelasnya. Kalau sampai kelamaan anak tak masuk sekolah, ia tentu akan ketinggalan pelajaran. Ibu bisa menemui guru di sekolah dan membicarakan masalah yang tengah dihadapi anak. Jika memang penyebab anak tak mau sekolah berasal dari lingkungannya, yakni teman-temannya atau karena ia kesulitan menerima penjelasan salah satu guru, tentu wali kelasnya akan lebih paham mencari solusi dan menyelesaikan masalahnya.
  • Berikan motivasi ketika anak mulai sadar untuk bersekolah
    Memberikan motivasi kepada anak untuk mau bersekolah akan membuat tekad anak semakin kuat dan ia pun lebih percaya diri. Perhatian orangtua kepada anak pun sebaiknya ditingkatkan. Seringkali orangtua tak paham ketika anak tiba-tiba tak mau sekolah lalu langsung memarahi anak. Padahal, memarahinya bukanlah solusi yang tepat yang menjamin anak mau sekolah lagi.

Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.

Related Posts

Comments :