< Kembali ke Beranda

Klentang, Si Buah Kelor Yang Nikmat

Suatu hari seorang teman bertanya, adakah aku memiliki klentang? Bagi sebagian orang yang berasal dari luar Jawa Timur pasti akan mengira yang dimaksud adalah kentang, karena terdengar seperti ucapan kentang. Bukan! Bukan kentang tapi Klentang. Klentang adalah buah dari tanaman kelor yang berbentuk panjang dan gilig. Warnanya hijau dan berujung lancip dan memiliki slot pada bagian luar pohon. Anda tahu tanaman kelor? Tanaman ini banyak dikaitkan dengan ritual pengusir mahluk halus dalam kepercayaan Jawa.

Tanaman kelor memiliki banyak manfaat, daunnya selain menjadi media yang dipercaya untuk mengusir mahluk halus juga bisa dimanfaatkan untuk diolah menjadi bahan sayur bening ataupun dadar telur bebek khas Betawi. Buahnya yang berbentuk panjang dan sering dijadikan bahan untuk sayur asem ataupun sayur klentang.

Tahukah anda bahwa tanaman yang memiliki nama latin Moringa oifera Lamk ini memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi bahkan 7 x lebih tinggi dibanding vitamin C pada jeruk. Selain itu daun kelor juga mengandung kalsium, potassium dan vitamin A 4 kali lebih banyak dibandingkan wortel.

Buah kelor atau klentang di dalamnya terdapat biji kelor yang memiliki khasiat anti mikroba, anti bakteri, antiinflamasi, anti rungkat, menurunkan demam, rematik dan berbagai penyakit lainnya. Buah kelor yang berbentuk segitiga memanjang ini biasanya dibersihkan dulu sebelum diolah dan kulitnya sedikit dikerok, kemudian dipotong-potong untuk selanjutnya diolah menjadi sayur yang nikmat. Untuk membuat sayur klentang, anda bisa menambahkan bawang merah, bawang putih, asem, laos, garam dan sedikit gula. Beri campuran cambah kedelai bila suka.