Afri Masdina: “Kunci Sukses Anak Sehat dan Cerdas? ASI Ekslusif!”

Mau tahu rahasia sukses anak sehat dan cerdas? Ternyata gampang dan mudah, kok. Beri saja ASI Eksklusif! Afri Masdina membuktikannya.

Ketertarikan saya akan ASI berawal saat saya mengetahui kalau saya lagi hamil 5 minggu. Tidak habis-habisnya ulasan tentang ASI saya baca dan saya lihat di televisi, bahkan saya bertekad harus bisa melahirkan secara normal. Setiap artikel tentang ASI di koran-koran yang ditulis oleh pakar ASI Dr. Ayu Utami, selalu saya gunting dan saya simpan untuk dijadikan bukti buat dokter yang menolong persalinan saya.

Saat kehamilan saya sudah 6 bulan, saya mulai gencar berkonsultasi dengan dokter kebidanan sambil membawa artikel dari dokter tersebut. Papa saya yang notabene adalah penata anestesi tidak mendukung cara saya. Tapi sebagai ibu, saya tetep kekeuh meminta pada dokter bahwa saya ingin saat anak saya lahir, langsung diletakkan ke dada saya untuk mencari sumber ASI-nya, mau dirawat 1 ruangan, dan tidak mau diberikani susu formula selama ASI saya belum keluar. Dan senangnya, dokterpun setuju. Tiba saat melahirkan, dan yang kami sepakati di awal, insiasi dinipun terjadi, menakjubkan.

Satu hal yang sangat disayangkan adalah, tidak ada yang mendukung saya untuk program ASI, kata-kata menyakitkan pun keluar, “Kalau kamu nggak kasih makan anakmu, nanti anakmu mati,” dan lain-lain. Sedihnya, Tetapi karena saya bertekad, saya mau buktikan bahwa ASI Eksklusif itu luar biasa.

Alhasil putriku Anabel Shane Rachael tidak pernah turun berat badannya dan di usia 4 bulan beratnya hampir 9 kg. Ya, hanya ASI, tanpa air putih, atau apapun. Perjuangan memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan bukan hal yang gampang, karena ibu harus benar-benar berpikir positif, agar ASI bisa diproduksi terus-menerus.

Memberikan ASI memang melelahkan, tetapi sungguh, menjadi IBU ITU LUAR BIASA. Lulus di ASI eksklusif, saya lanjutkan ASI dan makanan tambahan sampai Anabel umur 3 tahun. Hasilnya? Anabel jarang sakit. Setahun cuma 1 kali dan tidak sampai seminggu. Daya ingatnyapun luar biasa.

Saat gadis kecilku masuk sekolah, mulai pemikiran saya dihantui oleh pemikiran orang-orang. “Kok anakku tidak gemuk, temannya gemuk ya padahal tidak ASI.” Kalau sudah begitu, saya langsung baca buku untuk menghilangkan rasa ketakutan. Bahwa anak sehat, tidak harus gemuk. Dan sayapun membuktikannya lagi, karena ada anak temen saya, yang gemuk dan terlihat sehat, tetapi pada saat umur 4 tahun harus operasi amandel, ada yang harus opname di rumah sakit, dan penyakit lainnya. Puji Tuhan, sejauh ini anak saya sehat.

Sekarang gadis kecilku itu berusia 7 tahun. Sakitnya dalam setahun hanya 1 kali, itupun selalu di bulan Desember, demam, tetapi hanya 1 hari saja dan demam hilang. Percaya nggak percaya, itulah yang saya alami. ASI EKSKLUSIF IS THE BEST. Hanya modal niat dan yakin bahwa ASI cukup, pasti semua ibu bisa menyusui. Dan jangan lupa, mari para ibu, yuukk rajin membaca, karena ibu yang smart pasti punya anak yang smart juga.

Sebelum menjadi Feature writer, saya bekerja di World Vision Indonesia dan ditempatkan di Nusa Tenggara Timur. Saya menikmati bekerja bersama dengan masyarakat terutama yang fokus di bidang kesehatan Ibu dan anak. Saya juga menyukai traveling ke daerah pendalaman. Passion saya ingin membantu mewujudkan perempuan Indonesia yang sehat dan cerdas.

Related Posts

Comments :