Perpisahan adalah hal yang sangat menyakitkan. Tentu tidak ada orang yang menginginkan hal tersebut. Namun, hal ini bukan berarti Mam harus berhenti mencari belahan hati yang sesungguhnya. Saatnya Mam untuk move on dan melanjutkan hidup demi mencapai arti kata keluarga yang sesungguhnya.
Ketika telah menemukan calon pengganti, mungkin Mam telah siap menjalin hubungan baru. Tapi bagaimana dengan Si Kecil? Apakah dia siap untuk menerima kehadiran Ayah baru? Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengenalkan calon Ayah baru kepada Si Kecil.
Berikan Si Kecil Waktu
Sabar adalah kunci ketika tiba waktunya untuk memperkenalkan calon Ayah ke Si Kecil. Yakinkan pada diri sendiri bahwa pilihan Mam saat ini tidak salah dan Mam memang membutuhkan kehadiran suami untuk alasan yang benar, bukan hanya karena Mam membutuhkan figur orang tua pengganti.
Ketika sudah benar-benar yakin, barulah Mam ajak dia ke rumah untuk diperkenalkan pada Si Kecil. Kenalkan pada Si Kecil bahwa saat ini Mam mengajak teman Mam untuk berkenalan dengan Si Kecil. Sesering mungkin pertemukan keduanya dan biarkan keduanya untuk saling bercengkrama satu sama lain. Biarkan ikatan terjalin dengan sendirinya.
Berikan Pengertian Bahwa Pasangan Mam Adalah Ayah Baru
Kehadiran calon Ayah di sini bukan berarti muncul sebagai pengganti Ayah kandung. Tetap saja, Ayah kandungnya memiliki hak untuk dianggap sebagai orang tua. Buat dia mengerti bahwa pasangan Mam saat ini adalah Ayah baru. Berikan pengertian bahwa Ayah baru bukanlah pengganti Ayah kandungnya. Dengan demikian, Si Kecil masih akan mau bertemu dengan Ayah kandunganya sehingga hak Ayah kandungnya masih terpenuhi dan Si Kecil juga masih memiliki sosok Ayah yang sesungguhnya.
Calon Ayah Butuh Petunjuk
Pasangan Mam tentu belum kenal betul tentang Si Kecil. Tugas Mam untuk membantunya mengenal Si Kecil lebih dekat. Tujuannya agar pasangan Mam dapat menarik simpati dari Si Kecil sehingga ikatan kuat Ayah dan anak terjalin dengan sempurna tanpa celah.
Berikan pasangan Mam petunjuk mengenai Si Kecil. Apa yang Si Kecil suka, apa yang tidak dia sukai, semua tentang Si Kecil wajib untuk diketahui pasangan. Namun, jangan beritahu pasangan apa yang harus dia lakukan. Biarkan pasangan Mam sendiri yang memutuskan apa yang harus dia lakukan. Ingat, peran Mam di sini bukanlah penghubung, melainkan informan. Biarkan ikatan tersebut terbangun dengan sendirinya dari dalam diri Si Kecil dan calon Ayahnya.
Kencan Bersama Si Kecil
Meskipun kencan umumnya hanya dilakukan sepasang kekasih, sesekali ajaklah Si Kecil untuk ikut kencan bersama Mam dan pasangan. Hal ini bukan lain untuk menumbuhkan kedekatan satu sama lain. Selain itu, Si Kecil juga perlu terbiasa dengan keadaan Mam saat ini yang sudah tidak bersama Ayah kandungnya.
Menghabiskan waktu bersama seperti ini sebenarnya mampu juga membiasakan pasangan untuk terbiasa dengan kehidupan baru yang mungkin akan dilakukannya setelah memutuskan untuk menikah nanti. Dengan demikian, pasangan Mam tidak akan merasa ragu dan kaget ketika berhadapan dengan kehidupan baru tersebut.
Dahulukan Keinginan Si Kecil
Ketika Si Kecil nyaman, di situlah saat yang tepat untuk semakin mempererat hubungan baik antara Si Kecil dengan pasangan. Untuk menumbuhkan rasa nyaman tersebut, suruh Si Kecil untuk memilih kemana dia ingin pergi di acara kencan bersama Mam dan pasangan.
Bantulah Si Kecil untuk memilih lokasi tujuan yang tepat. Buatlah dua pilihan lokasi dengan aktivitas yang dapat dilakukan oleh semuanya. Namun, jangan lupa tujuan Mam untuk lebih mengenal pasangan Mam dan menumbuhkan rasa cinta secara perlahan namun pasti. Suasana yang tepat akan mendukung hal tersebut.
Itulah beberapa cara untuk mengenalkan calon ayah kepada Si Kecil. Ingatlah untuk tidak memaksa Si Kecil bertemu dengan calon Ayah. Bila tidak mau, jangan paksa dia. Tunggu sampai Si Kecil benar-benar siap untuk bertemu dengan orang yang baru dikenalnya. Selain itu, selalu dahulukan kepentingan Si Kecil di atas pasangan Mam. Bagaimana pun, menikah lagi adalah hak Mam untuk mendapatkan kebahagiaan, namun Mam juga wajib untuk memperhatikan perasaan Si Kecil.







