Merasakan gerakan janin di dalam perut dan aktif bergerak merupakan kebahagiaan tersendiri bagi sang ibu. Momen merasakan gerakan janin pertama kali pada setiap ibu hamil berbeda-beda. Ada yang sudah dapat merasakannya pada usia kandungan 18 minggu. Tapi ada juga yang baru merasakannya saat kandungannya berusia 20 minggu, bahkan lebih, dan kondisi ini umumnya dialami pada kehamilan pertama, cenderung akan terlambat dapat merasakan gerakan janin dibanding ibu yang sudah pernah hamil. Berdasarkan faktor pengalaman dari beberapa ibu, mereka yang memiliki berat badan berlebih atau gemuk agak susah merasakan gerakan janin karena lapisan lemak dalam perutnya cenderung tebal sehingga getaran yang sampai ke permukaan kulit tidak terlalu terasa.
Pada awal kehamilan, gerakan janin bisa bervariasi, seperti kedutan, ketukan, kupu-kupu terbang, atau ikan berenang. Sedangkan, pada usia kehamilan tua, gerakan bisa berupa gerakan tangan dan kaki (pukulan dan tendangan), tubuh melengkung, bahkan salto. Secara normal, gerakan janin pada usia 20 minggu minimal sebanyak 10 kali sehari gerakan terasa.
Bagaimana dengan Anda? Apakah janin Anda aktif bergerak? Jika Anda belum bisa merasakan gerakan janin Anda, jangan khawatir Mam. Di bawah ini ada beberapa tips untuk merangsang gerakan janin Anda, seperti:
- Relaksasi.
Janin akan tertidur jika Anda aktif bergerak karena ia merasa seperti diayun-ayun (dibuai). Sebaliknya, janin akan aktif bergerak jika Anda rileks. Untuk itu, Anda bisa mencoba relaksasi dengan berbaring miring atau telentang sambil membelai perut Anda. Lakukan relaksasi ini menjelang malam hari karena pada waktu tersebut biasanya janin lebih aktif karena pengaruh hormon.
- Dengarkan musik.
Suara alunan musik membuat janin kembali aktif. Bahkan, jika Anda bernyanyi pun, janin akan melonjak kesenangan.
- Minum susu hangat dan makan camilan.
Makanan atau minuman yang Anda konsumsi akan membuat janin girang. Karena itu, ia pun akan bergerak.
- Ajak komunikasi.
Mengajak bicara bayi yang ada di dalam kandungan Anda juga dapat merangsang gerakan. Selain itu, sering-sering berkomunikasi dengan dapat memperperat ikatan batin antara janin dengan Anda sebagai orangtuanya.
- Minum minuman manis atau dingin.
Biasanya sang janin akan bergerak jika Anda minum air dingin atau manis, kemungkinan ia merasakan perubahan suhu sehingga bayi meresponsnya dengan gerakan.
- Menepuk-nepuk perut.
Tepuk-tepuk pelan perut Anda. Dan bayi Anda akan merseponnya karena ia menganggap Anda mengajaknya bermain.
Di atas merupakan beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merangsang gerakan janin. Namun, bila janin tidak memperlihatkan gerakan yang signifikan, segera periksakan ke dokter untuk mengantisipasi bayi terlilit tali pusar atau jumlah air ketuban sedikit.
Semoga bermanfaat.







