Di tengah kesibukan Mam mengurus rumah dan pekerjaan, alangkah baiknya bila Mam tetap menyempatkan diri untuk berolahraga. Kira-kira, mana ya yang lebih baik: berolahraga di rumah, atau di gym? Untuk membantu Mam memutuskan pilihan, coba simak pertimbangan berikut ini.
Alat
Apakah Mam memiliki alat olahraga di rumah, atau setidaknya memiliki dana untuk membeli alat olahraga, serta ruang mengoperasikannya? Sebab, kardio saja tidak cukup bagi Mam yang ingin berolahraga sambil membentuk badan. Ada beberapa usaha yang memerlukan bantuan alat, dan tentunya bisa Mam temukan di gym. Namun, bila memiliki dana dan uang, Mam bisa tetap berolahraga di rumah saja.
Lokasi
Jangan sampai Mam memilih gym yang membutuhkan waktu tempuh dua jam perjalanan untuk setengah jam berlari di atas treadmill. Seandainya Mam ingin berolahraga di gym, pastikan lokasinya tidak menyusahkan Mam. Mungkin, ada gym yang bisa Mam hampiri selepas pulang kantor, atau ada gym kecil di komplek rumah? Bila ya, gym bisa jadi opsi yang baik.
Kebebasan
Dengan berolahraga di rumah, tentunya Mam akan merasa lebih leluasa. Tidak bingung pakai baju apa, tidak perlu mengantri, tidak perlu kebingungan ketika ingin mencoba alat, dan yang paling penting adalah Mam tidak perlu menghirup udara yang sama dengan orang-orang berkeringat lainnya. Namun, bila Mam menyukai interaksi dan kompetisi dengan orang lain, bergabung di gym adalah pilihan yang tepat.
Biaya
Pertimbangan terakhir adalah masalah biaya. Membeli satu alat olahraga yang komplit untuk segala latihan, mungkin akan terasa lebih berat dibanding membayar biaya keanggotaan di gym selama satu tahun. Namun keuntungannya, Mam bisa berolahraga kapan pun Mam inginkan, 24 jam seminggu. Alat olahraga juga bisa dimanfaatkan oleh anggota keluarga lainnya, bukan? Untuk yang ingin bergabung ke gym, kartu keanggotaan mungkin bisa membuat Mam jadi termotivasi.
Baik di gym atau di rumah, olahraga tetaplah kegiatan yang sangat bermanfaat. Ambillah keputusan yang paling tidak memberatkan Mam. Sebagai aktivitas yang turur membantu melegakan diri dari penat sehari-hari, olahraga haruslah jangan jadi hal yang memberatkan diri Mam.







28 Feb 2016
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar