Menjadi orang tua yang baik adalah salah satu kewajiban seorang ibu. Memberikan contoh yang sempurna serta mendidik anak untuk memiliki karakter yang sempurna adalah hal yang harus dilakukan oleh seorang ibu. Namun, Mam hanyalah manusia biasa yang bisa saja mengalami kesalahan.
Pada dasarnya, melakukan sebuah kesalahan adalah salah satu hal yang tidak boleh dilakukan oleh seorang ibu. Meski demikian, masih ada kesalahan-kesalahan yang masih bisa Mam lakukan atas nama kemanusiaan. Kesalahan-kesalahan apa saja? Bagaimana cara menanggulangi kesalahan tersebut? Berikut ini adalah beberapa kesalahan yang boleh dilakukan oleh seorang ibu.
Marah
Marah adalah hal yang sangat merugikan bila dilakukan oleh seseorang. Ketika marah, pikiran tidak tenang dan jadi kurang logis. Selain itu, tenaga orang yang marah jadi terbuang sia-sia.
Mungkin di hadapan anak-anak, Mam masih dapat mengontrol emosi sehingga apapun yang terjadi di rumah tidak akan menimbulkan kemarahan yang luar biasa. Siapa sangka, hari yang buruk terjadi pada Mam. Dimarahi atasan, baju tertumpah kopi, hingga tagihan yang tidak terduga membuat emosi jadi memuncak. Sekali masalah terjadi di rumah, pasti Mam akan meluapkan kemarahan tersebut ke anak atau bahkan Ayah.
Memang tidak benar untuk menjadikan seseorang di rumah sebagai sasaran amarah. Meski begitu, jangan langsung menyalahkan diri sendiri. Hal ini tentu masih dapat diselesaikan dengan cara rasional. Mam bisa meminta maaf kepada seseorang tersebut dan mengaku bahwa Mam memang salah.
Melupakan Jadwal
Lupa adalah penyakit. Itu yang setidaknya Mam pahami. Namun, bisa saja lupa disebabkan karena banyak pikiran yang sedang mengganggu.
Kasusnya begini, ketika Si Kecil harus latihan sepak bola sekarang dan tidak boleh terlambat sedangkan Kakak harus datang ke pesta ulang tahun temannya. Mam pun terpaksa menggagalkan rencana Kakak untuk berangkat ke pesta ulang tahun temannya karena lupa mencatatnya di kalender. Hal ini tentu saja membuat Kakak kesal dan marah dengan Mam.
Wajar bila Mam lupa. Mam pasti banyak pikiran yang mengganggu, mulai dari pekerjaan hingga urusan rumah yang tidak bisa ditinggalkan. Maka dari itu, Mam butuh bantuan untuk mengingatkan setiap jadwal Mam. Gunakan aplikasi di smartphone atau minimal tulis catatan-catatan penting dan tempelkan di pintu lemari es. Dengan demikian, Mam tidak akan lupa kembali.
Melewatkan Momen Penting
Adalah suatu tekanan tersendiri saat harus hadir di setiap kegiatan yang diikuti oleh Si Kecil. Namun, sebagai seorang wanita karir atau ibu dengan banyak anak, hal ini mungkin sulit untuk terjadi. Perlu diingat, datang ke setiap kegiatan yang diikuti oleh Si Kecil bukanlah definisi orang tua sempurna yang sesungguhnya, melainkan konsistensi dalam memberikan perhatian lebih setiap hari kepada Si Kecil saat tidak ada orang yang tahu dan menilainya.
Memang pada dasarnya berusaha datang dan mendukung aksi Si Kecil bagus untuk perkembangan karakternya. Namun, ketika Mam benar-benar tidak dapat melakukannya, Mam masih bisa melakukan satu hal lain. Mam dan Si Kecil dapat bersama-sama menonton rekaman tentang aksi yang dilakukannya dan membahas hal tersebut bersama. Si Kecil pasti akan suka dengan kegiatan ini.
Menyiapkan Bekal yang Tidak Bergizi
Gizi sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil. Untuk memenuhinya, Mam berusaha untuk menyiapkan bekal makan siang untuk Si Kecil agar dia tidak jajan sembarangan. Dengan demikian, makanan bergizi tetap jadi konsumsi utama Si Kecil.
Suatu ketika, Mam sadar bahwa makanan bergizi yang seharusnya diberikan kepada Si Kecil habis. Tak habis akal, Mam pun menggantinya dengan biskuit manis kesukaannya. Hal ini membuat Mam jadi gelisah tak tentu.
Bukan salah Mam juga bila makanan bergizi yang harusnya ada ternyata habis saat itu juga. Lagipula, tidak ada anak-anak yang jadi kekurangan gizi atau tiba-tiba obesitas dengan hal ini. Maka dari itu, usahakan untuk memenuhi kebutuhan belanja yang tepat agar kesalahan ini tidak kembali terjadi di lain waktu.
Itulah beberapa kesalahan yang boleh dilakukan oleh seorang ibu. Meski demikian, jangan terus-terusan melakukan kesalahan yang sama. Jadilah ibu yang lebih baik dari hari ini, dan lebih baik lagi di hari esok.







