Apakah anda ingat saat pertama kali anda melihat buah hati anda? Apa yang anda rasakan? Banyak yang merasakan jenis kebahagiaan yang baru, yang tidak pernah mereka alami di hidup mereka sampai titik itu. Namun, pada akhirnya, si mungil pasti akan bertumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan dewasa di masa depan.
Biasanya timbul pertanyaan di benak orangtua, ‘Apakah kami sebagai orangtua sudah mempersiapkan dia untuk masa depannya? Apakah anak kami bisa tumbuh menjadi anak yang bertanggung jawab, mandiri, dan bermoral? Apakah ada hal yang kami bisa lakukan untuk dia sekarang?’
Salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan anak anda untuk masa depan bisa dilakukan dengan cara yang sederhana. Salah satunya adalah memilih mainan yang tepat sesuai dengan umurnya.
Mengapa Menggunakan Mainan?
Anak-anak terikat dengan mainannya. Pernah lihat seorang anak dengan boneka kesayangannya? Akan dibawa kemana-mana. Jadi teman tidur dan bermain. Jadi bagian hidup mereka.
Sebagai orangtua, ada hal yang perlu diingat bahwa anak-anak sangat mudah menyerap apa yang dia lihat ada di sekelilingnya, yang baik maupun yang buruk. Mainan yang mereka gunakan setiap hari pun bisa menjadi media edukasi dan perkembangan si anak. Beberapa mainan mencoba mengajak anak untuk berlatih berpikir, berhitung, maupun membantu. Mengapa? Misalnya, 60 persen energi makanan digunakan untuk pertumbuhan otak anak sampai ia berumur satu tahun. Dan periode antara umur 0 – 5 tahun disebut periode emas perkembangan anak. Mereka sangat cepat menyerap sesuatu yang baru, Akan lebih bermanfaat lagi apabila di masa itu si anak diberikan stimulus untuk perkembangan fisik, kognitif, keberanian, serta psikososial anak. Itulah sebabnya banyak orangtua memilih mainan edukatif untuk buah hati mereka.
Namun, banyaknya jenis mainan edukatif yang tersedia di berbagai toko mainan dan pusat perbelanjaan sering kali membingungkan orangtua sewaktu membeli. Ditambah lagi, tidak semua jenis mainan tersebut baik dan cocok untuk mendukung perkembangan kecerdasan buah hati mereka. Kami ingin membantu menyelesaikan masalah tersebut.
IbudanMama Meneliti Pasar Mainan Edukatif
Akhirnya setelah melakukan beberapa observasi ringan terhadap sekian banyaknya jenis produk mainan edukatif di pasaran, mata kami terpaut kepada sebuah produk yang mengklaim bahwa produk mereka dipercaya oleh 91,7% para ibu di Indonesia. Namanya “Kodomo Challenge” yang diproduksi oleh salah satu perusahaan mainan terbesar di Jepang, yaitu Benesse.
Langkah untuk mendapatkan produk ini agak berbeda bila dibandingkan dengan produk mainan edukatif lainnya. Saat ini Kodomo Challenge belum tersedia di toko-toko mainan maupun pusat perbelanjaan. Cara untuk memperolehnya hanya bisa melalui pemesanan di website Benesse atau via telepon.
Ada dua jenis produk Kodomo Challenge yaitu Toddler 1 (untuk anak-anak usia 1 tahun ke atas) dan Kindergarten 1 (untuk anak-anak usia 4 tahun ke atas).
Kesan Pertama Kodomo Challenge
Pada saat barang kami terima, produk terlihat rapi dibungkus dalam dus atau kotak sebesar 30 cm x 30 cm yang mana setiap dus berisi satu paket jenis produk kodomo challenge. Ukuran ini lebih besar dari yang kami bayangkan sebelumnya. Cukup terkejut juga karena harganya cukup ekonomis dibandingkan produk lainnya. Packaging rapih dan terjaga. Bubble wrap dimana-mana.
Kami yakin mainan tidak akan rusak selama proses pengiriman.
Di deskripsi produk kami menemukan informasi bahwa boneka, mainan dan buku yang disertakan dibuat berdasarkan standar Jepang. Menariknya, kertas di buku juga aman apabila termakan oleh anak. Nilai plus untuk produk ini secara keseluruhan. Kesan pertama kami baik.
Detil Produk Kodomo Challenge Toddler 1
Setelah itu, membuka dus pertama yang bertuliskan “Kodomo Challenge-Toddler 1”. Ada lima buah materi di dalam dus yaitu:
-
Boneka tangan binatang harimau – Shimajiro (1 buah),
-
Buku bergambar (28 halaman + banyak stiker),
-
VCD edukasi interaktif (18 menit),
-
Mainan pengenalan ruang dan bentuk (bus + 4 balok),
-
Buletin tips pola asuh anak (8 halaman).
Petunjuk penggunaan memberikan gambaran cara kerja produk ini.
-
Gunakan VCD sebagai media penyampaian kepada anak bagaimana bermain,
-
Orangtua lalu mempraktekkan gerakan yang ada di VCD menggunakan boneka tangan Shimajiro.
Tujuannya adalah untuk mempererat ikatan batin antara anak dan orangtua melalui media boneka tangan tersebut. Disamping itu, sepertinya cara seperti ini juga dapat melatih bahasa dan wawasan anak, karena adanya penuturan lisan oleh orangtua yang mendampingi. Nah di sinilah anak bisa mengenal dan menambah pengetahuan kosa katanya serta belajar bagaimana harus mengucapkan sesuatu yang diketahuinya. Harapannya, lambat laun karakter Shimajiro bisa menjadi teman belajar sang anak dan bisa jadi sarana orangtua untuk memberikan contoh.
Buku bergambar yang disertai stiker juga bisa dipakai sebagai media bermain. Terdapat pertanyaan-pertanyaan interaktif yang disampaikan melalui gambar. Anak diminta menempelkan setiap stiker yang memiliki bentuk sama dengan gambar yang tertera di buku.
Ini ditekankan lebih jauh lagi dengan permainan bus dan blok. Dikombinasikan dengan animasi di VCD yang disediakan ini bisa menjadi sarana bermain. Mainan edukatif berupa aneka bentuk dilengkapi dengan mobil-mobilan yang memiliki jendela beragam bentuk. Dalam tahap ini, anak diminta memasukkan benda yang bentuknya sama dengan jendela mobil. Itu merupakan salah satu proses belajar dan memahami dengan cara sederhana tentang konsep sebab-akibat. Objeknya juga membuat anak bisa berpikir dari sudut ruang dan bentuk.
Secara keseluruhan ini paket yang menarik untuk digunakan. Boneka tangannya pun bisa bertahan seraya orangtua perlu mendidik anak. Kesannya pun akan ada seri animasi pendidikan baru di masa depan yang bisa digunakan orang tua.
Detil Produk Kodomo Challenge Kindergarten
Nah sekarang mari kita lihat paket Kodomo Challenge Kindergarten. Dari dalam dus, kami menemukan materi yang hampir mirip antara lain:
-
Buku bergambar (48 halaman+stiker),
-
Buku latihan untuk anak (32 halaman+stiker),
-
VCD edukasi interaktif (18 menit),
-
Mainan pengenalan waktu (jam dan baterai),
-
Buletin orangtua (8 halaman).
Sekilas sempat ragu mengenai mainan jam untuk mengenal waktunya. Tetapi ternyata tujuan mainan ini lebih dari yang kami bayangkan. Setiap waktu dihubungkan dengan aktivitas tertentu, misalnya jam 4 sore dihubungkan dengan waktunya belajar, jam 1 siang dengan waktu tidur siang, dan sebagainya. Ini adalah pengenalan manajemen waktu bagi sang anak dari usia dini. Hasil akhirnya adalah anak yang mandiri dan punya pola hidup yang teratur.
Menariknya lagi, sistem penggunaannya seperti kuis kecil. Ada permainan membaca waktu yang diiringi suara dan bunyi. Anak-anak akan merasa semakin tertantang ketika mereka mendapat perintah menujukkan waktu dengan adanya respon langsung dari jam tersebut berupa suara apakah jawaban mereka benar atau salah.
Selain itu, kemampuan membaca waktu anak akan semakin terasah lagi dengan adanya buku latihan yang bergambar untuk anak. Di dalamnya juga terdapat pengetahuan-pengetahuan ringan yang sangat berguna untuk menambah wawasan anak.
Walaupun di kotak tulisannya untuk 4 tahun keatas, namun kami cukup yakin bahwa ini bisa digunakan bahkan pada usia 3 tahun. Isinya sederhana dan manfaatnya besar.
Kesimpulan dan Rekomendasi
Setelah melihat dan menelaah kedua paket yang ditawarkan ini, kesimpulan kami bahwa paket mainan edukatif ini layak dipertimbangkan oleh orangtua. Harganya ekonomis, produknya efektif dan aman bagi anak.
Jika ibu dan mama berminat untuk mencoba, silahkan kunjungi website resminya di www.benesse-id.com. Mereka pun menawarkan free trial untuk 400 pendaftar pertama. Anda akan mendapatkan VCD nya untuk dilihat. Setelah itu bisa diputuskan apakah cocok dengan kebutuhan anda atau tidak.
Pendidikan anak usia dini di periode emas belajarnya, mutlak berpengaruh besar kepada pembentukan karakter dan intelegensianya. Pasti setiap orangtua menginginkan anaknya untuk tumbuh besar menjadi orang yang cerdas, bertanggung jawab dan mandiri. Silahkan pertimbangkan metode edukasi yang kita bisa jalankan, bahkan pada usia dini!










