Kini, bekerja tidak harus dilakukan di gedung perkantoran. Cukup banyak juga, kok, yang memilih bekerja sebagai seorang freelancer, jadi mereka masih dapat menawarkan jasa dan keahliannya tanpa harus memiliki ikatan jangka panjang dengan pihak tertentu. Apakah suami Mam termasuk salah satunya? Jika iya, penting bagi Mam untuk mengenali pekerjaan suami sebagai seorang freelancer dengan beberapa fakta berikut.
Waktu Kerja Lebih Fleksibel
Karena tidak terikat dengan perusahaan atau pihak tertentu, seorang freelancer tentunya memiliki waktu kerja yang lebih fleksibel. Ia akan memiliki kebebasan untuk menentukan jadwal kerjanya sendiri. Hal ini tentu akan memungkinkan Mam untuk menghabiskan waktu lebih banyak dengan suami, begitu juga Si Kecil. Di sisi lain, Mam juga harus mengerti bahwa akan ada saat-saat ketika suami Mam dituntut untuk bekerja non stop karena diburu oleh deadline yang menumpuk.
Bebas Memilih Proyek yang Disukai
Fakta menguntungkan lain yang akan dialami oleh suami Mam sebagai freelancer adalah adanya kebebasan untuk memilih proyek. Biasanya, para klien yang menawarkan proyek kepada freelancer merupakan klien-klien lama atau klien-klien baru yang mendapat rekomendasi dari klien-klien lama atas dasar kepuasan mereka. Oleh sebab itu, kemungkinan besar suami Mam akan mendapatkan proyek-proyek yang benar-benar sesuai dengan passion dan bidang yang menjadi keahliannya.
Komitmen dengan Diri Sendiri
Di samping berbagai jenis kebebasan yang didapatkan oleh suami Mam sebagai freelancer, profesi ini sebenarnya menuntut suami Mam untuk memiliki tingkat komitmen dan konsistensi yang tinggi. Karena tidak adanya atasan atau rekan sekantor, mau tidak mau suami Mam harus mengerjakan segala sesuatunya sendiri, mulai dari membuat proposal untuk klien hingga menentukan biaya. Hal tersebut membutuhkan tingkat kerja keras yang bahkan bisa lebih tinggi dari pekerja kantoran biasa.
Lebih Aktif Mencari Klien
Menjadi seorang freelancer berarti harus siap untuk bekerja secara lebih mandiri. Suami Mam tidak akan mendapatkan proyek baru apabila ia tidak aktif mencari klien. Hal ini tentu mengharuskannya untuk meluangkan waktu lebih demi pekerjaan. Ya, Mam, freelancer memang memiliki waktu kerja yang lebih fleksibel daripada pekerja kantoran, namun berbagai pekerjaannya yang harus diselesaikan pun bisa memakan lebih banyak waktu. Jadi, Mam harus berusaha memahami suami apabila ia terlihat sedang sibuk.
Setiap profesi memiliki keuntungan dan kekurangannya sendiri-sendiri, begitu juga dengan freelancer. Sekilas, profesi suami Mam mungkin terlihat lebih santai dan fleksibel, namun sebenarnya tanggung jawab yang dimiliki pun lebih besar karena semua hal harus dilakukan secara mandiri. Terus beri dukungan fisik dan moral kepada suami, ya, Mam!







11 Apr 2016
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar