Memiliki hubungan yang harmonis dengan suami, tentunya adalah impian semua Mam. Ketika menikah, Mam dan suami telah mengikat janji sehidup-semati. Sayangnya, terkadang kala ada saja masalah yang mungkin menerpa kehidupan rumah tangga. Tenanglah, karena nyatanya memang tidak ada rumah tangga yang mendapat nilai sempurna. Tetaplah jaga keharmonisan rumah tangga Mam dengan sedikit tips sederhana, sesuai dengan apa yang dijalani oleh para pasangan langgeng hingga lanjut usia.
Dengarkan
Hal paling penting yang perlu Mam lakukan adalah mendengarkan. Dalam satu kutipan, pernah disebut bahwa kalimat yang penting diucapkan dalam keluarga selain “Aku sayang kamu” adalah, “Aku rasa kamu ada benarnya”. Apa maksudnya? Jadi, Mam bukan hanya sekadar membuat kata-kata suami masuk kuping kanan, keluar kuping kiri. Simaklah dengan baik, cerna dalam-dalam, akuilah bila suami benar adanya, dan berilah sanggahan yang sopan bila menurut Mam hal itu tidak baik. Dengan ini, rumah tangga bisa terhindar dari perdebatan yang kurang penting.
Perbaiki
Salah satu kutipan terkenal mengenai rahasia langgang pasangan lanjut usia adalah bahwa mereka hidup pada masa di mana ketika sesuatu rusak, maka mereka akan memperbaiknya; bukan mencari yang baru. Ini perlu diterapkan dalam rumah tangga Mam. Berhentilah berpikir terlalu terburu-buru. Bila masih bisa diperbaiki, maka perbaikilah. Jangan mudah melepaskan suami, atau bahkan membiarkan suami keluar rumah dalam keadaan marah.
Tersenyum
Setelah seharian bekerja, senyuman Mam adalah hal yang bisa menyejukkan hati suami. Rajin-rajinlah tersenyum, bercandalah, tertawalah pada leluconnya yang mungkin sudah bosan Mam dengar sebenarnya. Itu tidak jauh berbeda dengan suami yang mungkin berusaha menghabiskan masakan Mam yang sempat kurang garam atau kelebihan gula, bukan? Begitulah pernikahan dan rumah tangga, Mam dan suami perlu kompak dalam mengapresiasi usaha masing-masing.
Membangun rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Ada banyak tantangan menghadang dan berbagai kemungkinan konflik bisa muncul suatu waktu. Namun, selama Mam dan suami tetap berusaha, itu semua tidak akan menjadi hambatan. Jangan segan katakan cinta pada suami ya, Mam.







02 Mar 2016
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar