Kenaikan berat badan saat sedang hamil adalah hal yang biasa terjadi. Kenyataannya, Mam memang sebaiknya punya berat badan yang cukup ideal lebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengandung janin dalam perut Mam. Ingat, ketika hamil, Mam sedang memberi makan dua orang: untuk Mam sendiri dan untuk di Kecil. Tapi, hamil bukan alasan untuk Mam tidak menjaga berat badan, loh!
Berapa Idealnya?
Kenaikan berat badan pada perempuan yang sedang hamil berbeda-beda, tergantung pada jumlah body mass index (BMI) masing-masing. Bila Mam bertubuh kurus dengan BMI kurang dari 18.5, kenaikan 14 hingga 20 kilo adalah angka yang masih wajar. Namun, bila Mam bertubuh cukup gemuk, kenaikan berat badan yang wajar saat hamil adalah 5 hinggal 10 kilo saja.
Ingat Mam, bayi dalam perut Mam akhirnya hanya akan menambah berat sekitar 3 hingga 4 kilo saja. Sisanya, kenaikan berat badan disebabkan karena membesarnya dada dan rahim, kenaikan cairan tubuh, darah, serta cadangan protein dan lemak. Bila Mam sampai naik berpuluh-puluh kilo lebih banyak dari yang ideal, jangan heran ketika melahirkan nanti tubuh Mam tidak langsing lagi dengan mudah.
Harus Makan Apa?
Mam harus ekstra hati-hati dalam hal memilih makanan ketika sedang hamil. Sebab, yang Mam konsumsi juga akan dikonsumsi oleh bayi dalam perut Mam. Dalam satu hari, Mam memerlukan 300 kalori sehat. Misalnya kacang-kacangan, keju rendah lemak, buah kering, es krim, yogurt, kentang, dan susu kedelai.
Jangan jadikan kehamilan sebagai alasan Mam untuk tidak mengontrol pola makan dan menjaga berat badan ya, Mam! Hindarilah makanan yang Mam tidak ingin calon bayi terkena akibatnya secara kesehatan.







27 Apr 2016
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar