Ketika kehamilan sudah memasuki usia 5 bulan keatas, biasanya perut sudah mulai membesar. Ketika perut sudah mulai membesar tersebut, Mam akan merasakan terbatasnya bergerak. Biasanya ketika dalam posisi tidur ke bangun dapat dilakukan secara cepat, sekarang Mam harus bangun secara berhati-hati. Begitu pula dengan berolahraga, Mam tidak bisa lagi berolahraga secara bebas.
Ketika olahraga Mam dibatasi, sekarang Mam harus berhati-hati ketika berolahraga. Sekarang kami akan menjelaskan olahraga ringan yang cocok untuk ibu hamil.
Berjalan kaki
Ketika sebelum hamil Mam jarang sekali berolahraga ataupun berjalan kaki, pertama kalinya berjalan kaki akan membuat semuanya badan linu. Padahal, berjalan kaki akan membuat peredaran darah Mam lebih lancar dari biasanya. Menurut survey, ibu hamil selama 30 menit sehari akan agar kesehatan Mam dan bayi tetap terjaga.
Berenang
Ketika hamil, Mam akan lebih sering capai. Untuk itu, Mam bisa mencoba berenang santai. Kenapa berenang tidak membuat Mam lebih cepat capai? Karena ketika badan Mam bergerak di dalam air, persendian akan lebih mudah bergerak dan terasa ringan.
Yoga
Yoga adalah olahraga favorit bagi ibu hamil, karena yoga tidak terlalu banyak menggunakan aktivitas fisik. Meski yoga pada awalnya akan terasa berat karena otot-otot badan Mam belum sepenuhnya lentur, yoga sangat banyak sekali manfaatnya untuk ibu hamil. Pertama yoga akan membantu pernapasan dan relaksasi. Selain itu, yoga akan membantu mengurangi rasa cemas pada saat persalinan.
Senam hamil
Banyak sekali sekarang literatur soal senam ibu hamil yang ada di internet. Jadi senam hamil adalah olahraga pilihan para ibu hamil. Senam ibu hamil ini ditujukan agar otot-otot badan lebih lentur karena memang ibu hamil bakal lebih malas bergerak.







28 Oct 2015
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar







