Cara Mengatasi Diare Berlebih Bagi Si Kecil

Mam, menjaga kebersihan ketika sudah memiliki anak adalah kewajiban bagi seorang ibu. Mengingat kemampuan kekebalan tubuh si kecil masih berkembang dan rentan terhadap berbagai jenis penyakit. Salah satu jenis penyakit yang sering terjadi akibat kurangnya perhatian Anda terhadap kebersihan adalah penyakit diare. Meskipun terdengar penyakit sepele, tapi sebenarnya diare pada anak terutama bayi bisa menyebabkan kematian. Mengerikan, bukan?

Lalu, apa pengobatan rumah yang efektif untuk mengatasi diare pada si kecil?

Berikan Campuran Air Garam dan Gula

Ketika diare menyerang tubuh si kecil, maka kandungan garam di dalam tubuhnya akan berkurang dan bahkan menghilang. Nah, oleh karena itulah guna mengembalikan kandungan garam dan gula pada si kecil. Meskipun memiliki rasa yang tidak enak, usahakan cairan ni bisa tetap masuk ke dalam tubuhnya. Campuran ini diberikan sebagai pengganti cairan elektrolit yang hilang dari tubuhnya.

Berikan ASI

Jika anak Anda masih berusia bayi, Mam bisa memberikan asi padanya agar ia tidak kehilangan cairan ketika diare. Jika si kecil tidak ingin minum ASI secara langsung, Anda bisa memberikannya melalui botol. Cairan ASI ini akan membantu tubuh bayi untuk kembali mengaktifkan sistem kekebalan tubuhnya sehingga mencegah terjadinya diare yang lebih parah.

Jika si kecil mengkonsumsi susu formula, Anda bisa menghentikan sementara pemberian susu formula tersebut. Salah satu penyebab diare adalah sifat intoleransi terhadap suatu zat yang ada di makanan atau minuman. Pemberian susu formula ini sebaiknya dilakukan setelah izin dokter. Susu formula mengandung gula yang bisa memperparah diare pada bayi.

Berikan Makan Padat

Diare merupakan penyakit yang cukup menyiksa. Selain menyebabkan tubuh kehilangan cairan elektrolit, penderita juga bisa kehilangan nutrisi ketika diare. Oleh karena itulah ketika si kecil mengalami diare, pastikan Mam tetap memberikannya makanan guna mengganti nutrisi yang hilang. Jika si kecil tidak mau mengonsumsi makanan berat, Anda bisa menggantinya dengan bubur, pisang, dan apel kukus. Makanan padat tentu tetap dibutuhkan tubuh untuk menggantikan nutrisi yang hilang.

Pijat dengan Bawang Merah

Mam, meskipun terdengar tradisional tapi cara ini bisa Anda jadikan salah satu solusi. Penyebab dari diare adalah masuk angin atau kelelahan. Guna mengatasi hal ini, Anda bisa memijat daerah perut dan punggung si kecil dengan lembut. Caranya cukup dengan beberapa siung bawang merah kemudian gunakan bawang merah halus tersebut untuk memijat bayi. Bawang merah bisa membantu mengeluarkan angin dari dalam tubuh bayi dan juga menghilangkan rasa lela serta perut kembung pada bayi.

Perawatan di Rumah Sakit

Mam, jika pertolongan di atas masih belum bisa mengatasi permasalahan diare pada si kecil, mungkin perawatan dokter sudah sangat diperlukan. Bayi dan Anak Anda mungkin membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit. Segeralah menghubungi dokter apabila Anda tidak menemukan tanda-tanda kesembuhan.

Mam, itulah beberapa cara mengatasi diare berlebih pada si kecil. Tanda-tanda bayi atau anak Anda sudah terkena diare yang parah adalah jika dalam 1 hari tidak menunjukkan tanda akan membaik, mengalami muntah, mulut kering, dan tinja berdarah ataupun berwarna hitam. Jika Mam menemukan kondisi seperti ini sudah saatnya Anda membawa si kecil ke dokter.

Baca juga : 

AyahASI: Para Pejuang Keluarga

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :