Apa yang Harus Anda Ketahui Tentang Daerah Kewanitaan?

Mam, daerah kewanitaan adalah daerah yang spesial, namun tidak banyak wanita yang cukup memahami hal tersebut. Menurut situs web Alodokter, daerah kewanitaan – atau biasa disebut vagina – adalah saluran elastis dengan panjang ±8 cm yang menghubungkan rahim dengan area luar tubuh dan terdiri dari beberapa bagian. Bagian terluar vagina adalah vulva (yang terdiri dari punuk kemaluan, labia majora, labia minora, bukaan uretra, klitoris, dan bukaan vagina. Organ-organ ini bekerja sama untuk mendukung proses buang air kecil dan reproduksi seksual. Bentuk dan karakteristik vagina pun beraneka ragam, ada yang berukuran kecil dan oval, adapula yang berbentuk tabung dan lebih besar.

Namun selain anatomi vagina seperti yang telah dijelaskan di atas, ada beberapa hal unik yang harus Mam ketahui tentang daerah kewanitaan tersebut, diantara lain:

  1. Membuat beer dari vagina

Terasa aneh untuk didengar, namun begitulah kenyataannya. Situs web The Huffington Post mencatat, sebuah perusahan beer memutuskan untuk tidak menyia-nyiakan ragi alami dalam daerah kewanitaan wanita dan memanfaatkannya untuk membuat beer. Beer tersebut diberi merk ‘Bottle Instinct’ dan digadang-gadang menjadi beer pertama yang dibuat dari asam laktat vagina.

  1. Membuat roti sourdough dari vagina

Belum cukup tercengang dengan kabar beer yang terbuat dari ragi vagina, ternyata ragi tersebut juga dapat dijadikan sebuah roti sourdough. Hal ini pertama kali dilakukan oleh blogger bernama Zoe Stavri. Ia menyatakan bahwa ragi vagina sebenarnya tidak seburuk itu. Katanya, “Jika ide ini terdengar gila, anggap saja angin lalu. Namun ingatlah bahwa mengonsumsi sourdough sudah terjadi selama ribuan tahun dan tidak ada masalah apa-apa dengan hal itu. Yang saya lakukan hanyalah sedikit menambahkan ragi dari tubuh saya sendiri.”

  1. Satu dari lima orang wanita menginginkan operasi vagina

Hari-hari ini, operasi plastik adalah hal yang umum yang dilakukan oleh semua orang. Namun, bagaimana dengan operasi vagina? Sebuah studi menemukan bahwa satu dari lima orang wanita tertarik untuk ‘mendesain ulang’ vagina mereka, dengan melakukan operasi labiaplasty misalnya. Labiaplasty adalah salah satu jenis operasi genital kosmetik dan melibatkan pengurangan ukuran labia sehingga menjadi tidak menonjol. Peneliti dari sekolah psikologi Flinders University mensurvei 351 wanita berusia 18-69 tahun dan menemukan bahwa 17% dari mereka mengaku tertarik untuk melakukan operasi labiaplasty, 13% mengaku menerima komentar negatif dari pasangan mereka mengenai kondisi daerah kewanitaan mereka, dan 19% mengaku mendiskusikan penampilan daerah kewanitaan mereka dengan temannya. Mereka yang mengaku menerima komentar negatif dan berdiskusi soal daerah kewanitaan dengan teman cenderung lebih ingin untuk melakukan operasi tersebut.

  1. Tidak melakukan detoks rahim melalui vagina

Bertambahnya usia seringkali membuat pendapat bahwa hal-hal seperti ini tidak perlu dibahas. Namun badan kesehatan seksual dengan jelas menyatakan bahaya dari melakukan detoksifikasi rahim dengan meletakan bahan-bahan herbal melalui vagina. Just stop it.

Mam, menjaga higienitas daerah kewanitaan penting dilakukan untuk menghindari resiko terkena penyakit kelamin, seperti kanker serviks atau pap smear. Bagi wanita yang berusia 25-64 tahun, pemeriksaan rutin disarankan untuk dilakukan. Selain membersihkan vagina secara teratur dengan cara alami, seperti: membersihkan dengan air hangat (tanpa sabun atau produk khusus) tiap kali mandi; mengganti pembalut setiap beberapa jam saat menstruasi agar vagina tetap bersih; menggunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun atau serat alami; atau tidak terlalu sering menggunakan panty liners (karena dapat membuat vagina tidak bisa ‘bernapas’ dengan bebas), kesehatan vagina bisa dijaga dengan menjalani hubungan seksual yang sehat.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :